Iran Dan Turki Sepakat Gunakan Mata Uang Lokal Dalam Perdagangan

REINHA.com – Kesepakatan penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan telah ditandatangani antara bank sentral Iran dan Turki. Tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan kedua negara terhadap euro dan dolar AS. Serta untuk memperbaiki hubungan ekonomi dan membuat perdagangan bilateral menjadi lebih mudah.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, rial Iran dan lira Turki akan mudah dikonversi untuk membantu mengurangi biaya konversi mata uang dan transfer untuk pedagang. Bank di kedua negara juga akan dapat menggunakan alat pembayaran internasional untuk mengkonversi mata uang menjadi rial dan lira.

Kesepakatan awal ditandatangani saat kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Teheran, Iran, pekan lalu.

“Kami telah membuat keputusan yang sangat penting untuk memperkuat dan memperluas hubungan ekonomi, termasuk penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan,” kata Presiden Iran Hasan Rohani setelah bertemu dengan Erdogan.

Para pemimpin kedua negara sepakat untuk meningkatkan perdagangan bilateral yang saat ini mencapai sekitar $ 10 miliar.

Menurut Gubernur Bank Sentral Iran (CBI), Valiollah Seif, ada potensi untuk meningkatkan perdagangan Iran-Turki menjadi $ 30 miliar, namun beberapa penghalang harus dilepaskan.

“Satu hambatan penting adalah keterbatasan jalur perbankan kedua negara. Kesepakatan untuk berdagang dalam mata uang lokal dapat membantu untuk menghapus hambatan tersebut” kata Seif seperti dikutip oleh Islamic Republic News Agency. (rsn-reinha)