Dikudeta Militer, Presiden Zimbabwe Ditahan Di Rumahnya Sendiri

Dikudeta Militer, Presiden Zimbabwe Ditahan Di Rumahnya Sendiri

President Robert Mugabe bersama Istrinya Grace – @AP

REINHA.com – Presiden Zimbabwe Robert Mugabe bersama Istrinya ditahan dirumahnya sendiri oleh Militer bersama dua toko kunci dari fraksi politik G40.  Pimpinan yang kini berusia 93 tahun tersebut bersikeras untuk menyelesaikan masa jabatannya.

Tokoh G40 yang ikut ditahan adalah menteri kabinet Jonathan Moyo dan Saviour Kasukuwere, yang melarikan diri ke kompleks perumahan setelah rumah mereka diserang oleh tentara pada kudeta Selasa malam, kata seorang sumber yang mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan orang-orang di dalam kompleks tersebut.

(Baca juga: Militer Turun Ke Jalan, Ada Aroma Kudeta Di Zimbabwe)

Mugabe menolak mediasi yang diajukan, dimana seorang imam Katolik sebagai penengah memberikan pilihan agar Mugabe mengalah dan “berlalu” dengan damai setelah pengambilalihan militer.

Imam Fidelis Mukonori, bertindak sebagai orang tengah antara Mugabe dan para jenderal, yang merebut kekuasaan dalam operasi yang ditargetkan melawan “penjahat” di rombongannya, kata seorang sumber politik senior kepada Reuters.

Mugabe, yang masih dilihat oleh banyak orang Afrika sebagai pahlawan pembebasan, dicerca di Barat sebagai orang yang lalim. Dimana dia menggunakan kekerasan untuk mempertahankan kekuasaanya dan menghancurkan salah satu negara paling menjanjikan di Afrika tersebut.

Pemimpin oposisi Zimbabwe Morgan Tsvangirai, bertemu dengan pemimpin gereja Uskup Trevor Manhanga dari Persekutuan Injili Zimbabwe dan Pastor Fidelis Mukonori dari Konferensi Waligereja Zimbabwe pada tahun 2006.

Pastor Mukonori dikatakan sedang menengahi dalam krisis saat ini.

Laporan intelijen Zimbabwe yang diperlihatkan kepada Reuters menunjukkan bahwa mantan kepala keamanan Emmerson Mnangagwa, yang digulingkan sebagai wakil presiden bulan ini, telah memetakan sebuah visi pasca Mugabe digulingkan militer.

Afrika Selatan mengatakan Mugabe telah memberi tahu Presiden Jacob Zuma melalui telepon pada hari Rabu bahwa dia berada di rumahnya dan dalam keadaan baik-baik saja dimana militer mengatakan mereka menjaga dia dan keluarganya, termasuk istrinya Grace.

Sebuah informasi lain menyebutkan jika jenderal Zimbabwe mengizinkan Mugabe untuk mempertahankan pekerjaannya untuk sementara waktu, dia kemungkinan akan menjadi tokoh transisi, tidak lagi memegang otoritas yang tak tertandingi di negara Afrika selatan ini.

Mugabe menempatkan dirinya sebagai kebanggaan dan pembangkang di Afrika modern, sebuah pesan yang bergema di negara-negara di mana gerakan era pembebasan berkuasa selama beberapa dekade setelah kolonialisme Barat berakhir.

“Mereka adalah orang-orang yang mengatakan bahwa mereka membawa agama Kristen ke Afrika,” kata Mugabe tentang Barat saat berkunjung ke Afrika Selatan pada tahun 2015. “Kami berkata: ‘Kami datang, kami melihat dan kami berhasil menaklukkannya.'”

# Dikudeta Militer, Presiden Zimbabwe Ditahan Di Rumahnya Sendiri (jmw-reinha)

Share thisShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0