Jerman Larang Penjualan Smartwatch Untuk Anak-anak

Jerman Larang Penjualan Smartwatch Untuk Anak-anak

Children’s smartwatches / NCC

REINHA.com – Regulator Jerman telah melarang penjualan smartwatch yang ditujukan untuk anak-anak. Regulator telekomunikasi dari Federal Network Agency menggambarkan smartwatch sebagai perangkat mata-mata yang membuat anak-anak tidak aman.

“Perangkat pintar yang diamankan dengan buruk sering kali memungkinkan terjadinya invasi privasi. Itu benar-benar berkenaan dengan arlogi pelacakan GPS anak-anak, jam tangan yang seharusnya membantu mereka tetap aman” ucap Ken Munro, pakar keamanan di Pen Test Partners.

“Ada kekurangan regulasi tentang hal-hal yang berhubungan dengan internet, yang memungkinkan produsen yang lemah untuk menjual produk yang tidak aman. Dengan menggunakan peraturan privasi untuk melarang penjualan perangkat semacam itu, ini akan menghentikan produsen bermain cepat dan lepas tanggung jawab atas keamanan anak-anak kita” tambahnya.

(Baca juga: YouTube Batasi Video Anak-anak Yang Mengganggu)

Sebelumnya, Federal Network Agency juga melarang boneka yang terhubung dengan internet bernama, My Friend Cayla, untuk alasan yang serupa.

Dalam sebuah pernyataan, agensi tersebut mengatakan telah mengambil tindakan terhadap beberapa perusahaan yang menawarkan jam tangan semacam itu di internet.

“Melalui sebuah aplikasi, orang tua dapat menggunakan jam tangan anak-anak tersebut untuk ‘tanpa disadari’ mendengarkan lingkungan anak-anak dan mereka dianggap sebagai sistem transmisi yang tidak sah,” kata Jochen Homann, presiden Federal Network Agency.

“Menurut penelitian kami, jam tangan orang tua juga digunakan untuk mendengarkan guru di kelas.”
Agensi juga meminta sekolah untuk “lebih memperhatikan” jam tangan tersebut di antara siswa.

Jam tangan semacam itu, yang dijual oleh sejumlah besar penyedia di Jerman, umumnya ditujukan untuk anak-anak berusia antara 5 sampai 12 tahun. Sebagian besar dilengkapi dengan kartu Sim dan fungsi telepon terbatas, serta disiapkan dan dikendalikan melalui aplikasi.

Pada bulan Oktober, Norwegian Consumer Council (NCC) melaporkan bahwa ‘beberapa jam tangan anak-anak, termasuk Gator dan GPS untuk anak-anak, memiliki kekurangan seperti mentransmisikan dan menyimpan data tanpa enkripsi.

Ini berarti bahwa orang asing, dengan menggunakan teknik hacking dasar, dapat melacak anak-anak saat mereka berpindah posisi atau membuat anak-anak tampak berada di lokasi yang sama sekali berbeda.

Tidak jelas apakah keputusan Jerman untuk melarang perangkat tersebut didasarkan pada masalah privasi yang terkait dengan mereka atau kelemahan keamanan yang lebih luas yang telah ditemukan oleh NCC dan yang lainnya.

# Jerman Larang Penjualan Smartwatch Untuk Anak-anak (rsn-reinha)

Share thisShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0