Pria Rusia Pamer Otot Setelah Suntik Obat Synthol

Pria Rusia Pamer Otot Setelah Suntik Obat Synthol

Kirill Tereshin © Ruptly

REINHA.com – Kirill Tereshin, pria 21 tahun asal Pyatigorsk, Rusia, dengan bangga memamerkan hasil suntikan obat Synthol di kedua lengannya. Dalam sebuah video, terlihat Tereshin dengan otot bisepnya yang tidak proporsional jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya.

Seperti sejumlah pria lainnya di Rusia, Tereshin menyuntikkan obat Synthol ke bagian otot yang ingin diperbesarnya. Obat Synthol merupakan obat legal di Rusia, dan menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin mendapatkan otot besar dalam waktu singkat.

Dalam video tersebut, terlihat otot bisep Tereshin yang diukur oleh seorang pria lain, dan lingkarnya mencapai 64 cm. Lengan besar yang menjuntai tersebut terlihat sedikit mengerikan dengan warna merah keunguan, dan strerch mark yang menandakan kulit yang tersiksa dengan perubahan tersebut.

Tereshin mengatakan bahwa perubahan warna itu adalah efek samping sementara, dan bahwa dia membangun bisepnya setelah satu bulan menjalani penyuntikan obat Synthol.

(Baca juga: Sulit Dikenali Usai Operasi Plastik, 3 Wanita Ini Tertahan Di Bandara Korsel)

Menurut Pusat Informasi Bioteknologi Nasional AS (NCBI), obat Synthol merupakan campuran sebagian besar minyak (85 persen) dengan obat penghilang rasa sakit dan alkohol. Obat tersebut dianggap sebagai alternatif steroid yang lebih baik, dan dapat disuntikkan ke betis, paha depan, bisep dan kelompok otot lainnya.

Penyuntikan Obat Synthol pada otot menjadi semakin populer di kalangan pria yang menginginkan fisik mereka menyerupai binaragawan. Setelah disuntikkan, zat tersebut mengembang di antara serat otot dan mengeras, meskipun efeknya tidak akan bertahan lama dan akan rusak dari waktu ke waktu.

Menurut sebuah artikel penelitian 2015 di Journal of Health Psychology, ada beberapa risiko yang melekat pada penggunaan obat Synthol termasuk di antaranya kerusakan saraf, masalah kulit, kista yang diisi minyak, kerusakan otot dan perkembangan jaringan parut. (rsn-reinha)

Share thisShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0