Kisah Di Balik Beredarnya Foto Lawas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Kisah Di Balik Beredarnya Foto Lawas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Jenderal Gatot dan Luis @Instagram

REINHA.com – Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beberapa hari ini menjadi pembicaraan di media sosial. Hal ini dikarenakan beredarnya dua buah foto yang diyakini milik beliau.

Foto pertama diambil sewaktu Gatot sudah menjadi seorang jenderal, sedangkan foto kedua merupakan foto lawas saat Gatot masih muda. Dalam dua foto itu Gatot bersama seorang pria yang sama saat masih berada di Timor Leste.

(Baca juga: Karena Tweet, Wartawan BBC Diusir Dari Papua)

Dikutip dari Instagram @inf.tni, pria dalam foto tersebut, biasanya dipanggil Jenderal Gatot dengan sebutan “Ayah Luis”. Pertemuan pertama mereka terjadi pada tahun 1983-1984 saat itu Jenderal Gatot masih berpangkat Letda.

Dari video yang diunggah di akun yang sama, Gatot diceritakan pernah menginap di rumah Ayah Luis.

“Kami saling menjaga,Kalau satu mati, kita berdua mati,” Kata Luis pada Gatot saat itu sebagai bentuk pernyataan garansi keamanan. (Lihat Videonya Disini)

Berikut isi kutipan lengkap yang diambil dari akun Instagram @Inf.tni.

Pria yang sekarang berumur 86 tahun ini, kerap dipanggil Gatot dengan “Ayah Luis”. Pertemuan pertama mereka terjadi pada tahun 1983-1984 saat Letda Gatot menjalani penugasan operasi pertama di Timor Timur (sekarang Timor Leste) sebagai Danton (Komandan Pleton) 315 di Desa Rano Serelau di kaki gunung Laleno yang merupakan wilayah operasi David Alex.

Gatot yang saat itu berumur 24 tahun dengan cepat mendapatkan simpati dan kepercayaan dari rakyat dan Luis yang menjabat sebagai Kepala Desa dan juga Anggota DPR saat itu. “Saya dan rakyat merasa sangat percaya dan terbantu dengan kehadiran Gatot. Kami sering berdiskusi bagaimana caranya membantu rakyat terutama yang sedang mengalami kesulitan dan musibah,” cerita Luis.
.
Hubungan Gatot dan Luis selanjutnya makin erat. “Saya percaya Gatot, saya izinkan dia menginap di rumah saya. Bersama dengan Joau Miranda (aluk), saya, dan Gatot, kami saling menjaga,” kata Luis. “Kalau satu mati, kita berdua mati,” Kata Luis pada Gatot saat itu sebagai bentuk pernyataan garansi keamanan.
.
“Kepercayaan rakyat atas Gatot saat itu menghasilkan prestasi yang luar biasa dimana para milisi yang berada di hutan kemudian secara sukarela menyerahkan senjatanya kepada Gatot,” kenang Luis. “Gatot bertempur tanpa membunuh,” tambah Luis.
.
Pertemuan nostalgia ini dilanjutkan dengan foto bersama dengan gaya yang sama dengan gaya mereka berfoto pada tahun 1984 seperti yang ditunjukan Luis di Mini Motel Benfica.

# Kisah Di Balik Beredarnya Foto Lawas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (jmw-reinha)

Share thisShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0