Konflik Meningkat, Israel Katakan Ini Saatnya Menggigit Bukan Menggonggong

Konflik Meningkat, Israel Katakan Ini Saatnya Menggigit Bukan Menggonggong

Jet tempur F-15 Israel © Amir Cohen / Reuters

REINHA.com – Tel Aviv berjanji untuk mempertahankan kepentingannya, tanpa ada batasan setelah ketegangan dengan Teheran meningkat atas serangan baru-baru ini di Suriah. Pada saat yang sama, Damaskus memperingatkan Israel akan “lebih banyak mendapat kejutan” jika terjadi serangan baru.

“Kami akan menanggapi setiap provokasi, kami akan terus melindungi kepentingan keamanan vital kami,” Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman mengatakan pada hari Selasa seperti yang dikutip oleh media setempat.

(Baca juga: Terkesan Dengan Olimpiade Pyeongchang, Kim Jong-un Ucapkan Terima Kasih)

“Ini bukan saatnya untuk menggonggong, itu waktu untuk menggigit dan kita akan menggigit dengan keras”, Menteri Pertahanan Israel memperingatkan, dia menambahkan bahwa ia berharap hal tersebut tidak akan terjadi.

Ini adalah pertama kalinya Liberman berbicara tentang peristiwa 10 Februari. Ketegangan antara Israel dan Iran cepat berkobar sejak Sabtu, ketika sebuah infiltrasi drone Iran masuk ke wilayah udara Israel memicu serangan balasan Angkatan Udara Israel di Suriah, dan merupakan serangan terbesar. Di tengah ketegangan Israel harus kehilangan jet tempur F-16 mereka untuk pertama kalinya dalam 35 tahun.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam untuk “menyerang balik” dan mengisyaratkan bahwa Tel Aviv tidak akan mengubah pendiriannya setelah “pukulan serius dari tentara Iran dan Suriah.”

Sementara Tel Aviv mempertahankan bahwa Iran menyerang negara tersebut dengan menggunakan basis Suria. Taheran menjawab dengan mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar dan merupakan kesalahn dari Israel.

“Klaim yang dibuat oleh Zionis [bahwa mereka telah melakukan serangan] untuk merusak pangkalan-pangkalan Iran di Suriah adalah sebuah kebohongan,” kata Ali Shamkhani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, kepada Al Quds Al Arabi pada hari Minggu.

Sementara pemerintah Suriah telah memperingatkan Israel untuk tidak melakukan serangan lagi.

“Memiliki kepercayaan penuh bahwa penyerang akan sangat terkejut jika menanggapi perang ini. Perang yang telah dilalui oleh Suriah selama bertahun-tahun…..” kata asisten menteri luar negeri Ayman Sussan dalam sebuah konferensi pers Damaskus, seperti dikutip dari Reuters.

“Insya Allah mereka akan melihat lebih banyak kejutan kapan pun mereka mencoba menyerang Suriah,” Sussan menambahkan.

# Konflik Meningkat, Israel Katakan Ini Saatnya Menggigit Bukan Menggonggong

Share thisShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0