Pasukan Turki Serang Milisi Pro Suriah Agar Tidak Memasuki Afrin

Pasukan Turki Serang Milisi Pro Suriah Agar Tidak Memasuki Afrin

Pasukan Pro Suriah – @rt

REINHA.com – Pasukan Turki berusaha mencegah konvoi milisi pro-pemerintah Suriah agar tidak memasuki Afrin, dimana markas Kurdi berada. Laporan menyebutkan bahwa tembakan alteleri Turki hampir mengenai media yang sedang meliput pergerakan pasukan pro Suriah tersebut.

Seorang reporter televisi untuk saluran televisi satelit Al Mayadeen pan-Arabis, telah lolos dari serangan alteri dimana serangan itu mendarat beberapa ratus meter dari kru. Video yang diperoleh oleh agen Ruptly RT, menunjukkan bahwa wartawan yang melaporkan situasi di sana nyaris dihantam proyektir yang meledak di dekat posisinya.

(Baca juga: Turki Akan Lawan Pasukan Suriah Di Afrin Jika Membela Kurdi)

Pasukan Turki menargetkan pasukan pro Suriah dengan artileri selain menargetkan delegasi media yang meliput kedatangan pasukan tersebut, reporter kantor berita Suriah SANA di Afrin mengkonfirmasi.

Sementara SANA melaporkan bahwa “pasukan populer” yang terdiri dari milisi Syiah telah menempatkan diri mereka di wilayah tersebut untuk mendukung Kurdi melawan teroris dan “agresi Turki,”.

Recep Tayyip Erdogan pada hari Selasa mengklaim bahwa pasukan Suriah yang hendak ke Afrin digagalkan. “Mereka dipaksa untuk kembali setelah tembakan artileri,” kata Presiden Turki tersebut, mencatat bahwa “pusat kota Afrin akan dikepung dalam beberapa hari mendatang.”

Sebelumnya, Turki mengatakan bahwa mereka melakukan “tembakan peringatan” terhadap pasukan pro-rezim Suriah di Afrin dan mengklaim bahwa milisi dipaksa untuk mundur setidaknya sepuluh kilometer jauhnya.

Turki telah melakukan operasi di Afrin sejak 20 Januari, menegaskan bahwa serangan tersebut semata-mata ditujukan untuk menghapuskan pejuang “teroris” Kurdi di sepanjang perbatasannya, dengan menolak tuduhan bahwa pihaknya telah menargetkan warga sipil.

Sumber medis di Rumah Sakit Afrin, mengatakan kepada media Suriah bahwa setidaknya 175 warga sipil terbunuh dan lebih dari 450 lainnya terluka sejak diluncurkannya operasi Turki di Suriah utara.

Operasi Ankara, yang bertujuan untuk menciptakan “zona aman” 30km di wilayah Suriah, telah berulang kali dikecam oleh Damaskus sebagai serangan yang mengancam kedaulatannya. Dengan mencari perlindungan, pihak berwenang Kurdi di Afrin meminta pemerintah untuk mengirim pasukan untuk membantu mempertahankan perbatasan dari orang-orang Turki.

# Pasukan Turki Serang Milisi Pro Suriah Agar Tidak Memasuki Afrin (jmw-reinha)