Hoax Mudah Dimobilisasi, Ini 5 Hal Yang Harus Diperhatikan Agar Bijak Bermedia Sosial

Hoax Mudah Dimobilisasi, Ini 5 Hal Yang Harus Diperhatikan Agar Bijak Bermedia Sosial

Informasi Hoax – Ditjen IKP Kominfo

REINHA.com – Media sosial bukanlah ruang privat tapi merupakan ruang publik. Oleh karena itu jejak di dunia siber, tidak bisa dihapus, kata Irjen Pol Setyo Wasisto Kadiv Humas Polri, seperti yang dikutip dari Ditjen IKP kominfo.

“Media Sosial bukan ruang privat tapi ruang publik. Jejak di Dunia Siber, tidak bisa dihapus.”

(Baca juga: Berita Hoax Merajalela, Bagaimana Cara Penyebarannya?)

Menurut Ditjen IKP Kominfo, ada 5 hal yang sebaiknya diperhatikan masyarakat agar bijak bermedia sosial:

1. Informasi yg dibagikan untuk konsumsi umum;
2. Pastikan informasi benar dan bermanfaat;
3. Jangan terpancing emosi;
4. Ingat, niat baik blm tentu berakhir baik;
5. Keburukan bukan untuk disebar.

Dengan memperhatikan lima syarat diatas, diharapkan penyebaran Informasi Hoax bisa dapat diredam.

Direktur Jenderal IKP (Informasi dan Komunikasi Publik) mengatakan perkembangan zaman membuat hoax mudah dimobilisasi. Tentunya sebagai humas pemerintah harus cepat bergerak memberikan informasi yang akurat.

“Atas perkembangan zaman ini, informasi hoaks pun jadi mudah dimobilisasi. Mudah muncul di sana sini, mau itu siang/malam hari. Tentunya kita sebagai humas Pemerintah harus siap bergerak cepat memberikan kejelasan informasi berbasis data degan logika sederhana namun tetap akurat.”

Informasi hoax mudah meyebar di Indonesia karena kecenderungan masyrakat yang kurang bertanggung jawab dalam bermedia sosial, dan ingin menjadi orang pertama yang menyebarkan berita. Aspek yang mempengaruhi penyebaran hoax sendiri ada 4, yaitu aspek ekonomi, ideologi, provokasi dan lelucuan.

# Hoax Mudah Dimobilisasi, Ini 5 Hal Yang Harus Diperhatikan Agar Bijak Bermedia Sosial