Google Khawatir Amerika Serikat Meretas Komputer Di Seluruh Dunia

Google Khawatir Amerika Serikat Meretas Komputer Di Seluruh Dunia

REINHA.com – Pemerintah Amerika Serikat mengusulkan aturan hukum kewenangan peretas pada komputer di negara tersebut. Aturan ini sangat mengkhawatirkan Goggle, karena jika aturan hukumnya terbentuk pemerintah Amerika Serikat mempunyai keleluasaan untuk meretas, bila mendapatkan surat perintah, dengan kata lain pemerintah AS bisa meretas seluar komputer di dunia.

Dilansir Business Insider, Jumat 20 Februari 2015, Google secara terbuka menyatakan oposisi terhadap pemerintah Amerika Serikat mengenai rancangan undang-undang baru itu, dengan melayangkan surat tertulis yang mereka publikasikan di blog perusahaan.

Surat yang terdiri dari 14 halaman ini, Google khawatir apabila nantinya sudah disahkan, pemerintah akan memperluasnya untuk di seluruh dunia. Artinya, Amerika Serikat dapat meretas komputer di seluruh negara tanpa dikenai hukuman.

“Perubahan yang diusulkan kemungkinan akan berakhir digunakan oleh pemerintah Amerika Serikat, untuk secara langsung meretas di seluruh dunia,” tulis Google.

Bahkan, tak mungkin, kalau pemerintah negeri Paman Sam ini dapat mengambil data dengan mudah tanpa harus berbelit dengan aturan di negara yang akan diincarnya mengenai peretasan.

“Pemerintah Amerika Serikat dapat langsung mengakses dan mengambil data (seluruh dunia) hanya dari komputer dan perangkat di Amerika Serikat,” ujar Google.(viva/e-renha)