Bayi Perempuan Terkena Kanker Ovarium Di Usia 10 Hari

Bayi Perempuan Terkena Kanker Ovarium Di Usia 10 Hari

REINHA.com – Bayi perempuan mungil ini merupakan salah satu penderita kanker termuda di dunia. Bagaimana tidak, baru beberapa hari merasakan udara di luar rahim ibunya, ia sudah divonis menderita kanker ovarium. Bayi bernama Olivia Grace ini mulai menunjukkan gejala kanker di usia yang ke sepuluh hari.

Jessica Steele, ibu Olivia, mengatakan bahwa ia merasa ada yang tidak beres dengan putrinya sejak ia berusia sepuluh hari. “Sebut saja itu sebagai naluri ibu, aku mempunyai perasaan bahwa ada sesuatu yang salah dengan Olivia” ucap Jessica, seperti dilansir Dailymail, 16 Maret 2015.

Jessica sudah memeriksakan bayinya ke dokter setidaknya sebanyak sepuluh kali. Ia mengatakan kepada dokter tentang kondisi anaknya yang sangat ia khawatirkan, perut bayinya membuncit dan ia kesulitan untuk meminum asi. Namun dokter hanya menganggapnya terlalu cemas sebagai ibu baru, dan mendiagnoga masalah tersebut dengan sembelit atau kolik.

Di usia Olivia yang ke empat bulan, mereka membawanya lagi ke Rumah Sakit John Radcliffe di Oxford. Saat itulah dokter baru menyadari bahwa perutnya sangat bengkak. CT scan menunjukkan bahwa terdapat cairan di perutnya sebanyak lebih dari 1 liter. Scan ultrasound memperlihatkan bahwa ada tumor sel granulosa langka sebesar 10 cm pada ovarium kanannya.

Tiga hari setelah diagnosa, Olivia menjalani operasi selama tiga jam untuk melakukan pengangkatan tumor dari ovariumnya. Tak hanya itu, ia juga harus melakukan kemoterapi untuk mematikan sel kankernya. Dan dokter menyampaikan kepada keluarga itu bahwa kanker Olivia sudah hilang sebelum ulang tahun Olivia yang pertama.

Kini Olivia berusia 4 tahun dan kesehatannya berangsur-angsur membaik. Ia bahkan cukup kuat untuk mengiringi pernikahan ibunya Jessica dengan ayahnya sendiri, Jake Smith, baru-baru ini. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.