Sejumlah dokter di sebuah rumah sakit di China membungkukkan badan mereka di depan jasad seorang anak laki-laki yang baru saja meninggal karena menderita kanker otak. Para dokter menghormati Liang Yaoyi, 11 tahun, atas keberaniannya menyumbangkan organ-organ tubuhnya untuk menyelamatkan hidup orang lain.

Para Dokter Menghormat Pada Jasad Anak Pendonor Organ

REINHA.com – Sejumlah dokter di sebuah rumah sakit di China membungkukkan badan mereka di depan jasad seorang anak laki-laki yang baru saja meninggal karena menderita kanker otak. Para dokter menghormati Liang Yaoyi, 11 tahun, atas keberaniannya menyumbangkan organ-organ tubuhnya untuk menyelamatkan hidup orang lain.

Seperti dilansir Mirror, 28 Maret 2015, Yaoyi didiagnosis menderita kanker otak sejak usia 9 tahun. Sebelum meninggal Yaoyi berpesan kepada ibunya, Li Qun, bahwa ia ingin mendonorkan organ-organ tubuhnya kepada pasien lain yang membutuhkan. Yaoyi mengungkapkan bahwa dengan menyumbangkan organ tubuhnya, ia akan mempunyai kesempatan untuk hidup, meski dengan cara yang berbeda.

Yaoyi dikenal sebagai seorang siswa berbakat dari Shenzhen, China. Salah satu guru yang mengajar Yaoyi mengatakan bahwa ia mungkin mengenal tentang donor dari apa yang dipelajarinya di sekolah. Dan ketulusannya yang tanpa pamrih, membuat ia dengan berani mengambil keputusan tersebut.

Yaoyi akhirnya menyerah dengan penyakitnya pada Juni 2014. Dokter berhasil menyelamatkan ginjal dan jantungnya untuk didonorkan ke pasien lain.

Sebuah foto mengharukan baru-baru ini menyebar di dunia maya, menunjukkan bagaimana para dokter sangat berterimakasih dan menghormati keputusan Yaoyi untuk mendonorkan organnya. Dalam gambar tersebut terlihat para dokter membungkuk di hadapan jasad Yaoyi, sementara ibu Yaoyi menangis melihat jasad anaknya. (rsn-reinha)