Anak 9 Tahun Mengaku Bertemu Yesus Saat Jatuh Ke Lubang

Anak 9 Tahun Mengaku Bertemu Yesus Saat Jatuh Ke Lubang

Anak 9 Tahun Mengaku Bertemu Yesus Saat Jatuh Ke Lubang

REINHA.com – Annabel, 9 tahun, terjatuh sejauh 10 meter ke dalam lubang di sebuah pohon saat sedang bermain. Meski hanya mengalami luka memar dan benjol di kepala, gadis kecil asal Texas itu sempat pingsan. Ia mengaku bahwa saat ia pingsan ia pergi ke surga dan bertemu dengan Yesus.

Seperti dilansir Dailymail, 14 April 2015, Christy Wilson Beam, 42 tahun, dengan takjub menceritakan kembali pengalaman putrinya tiga tahun yang lalu. Saat itu pada bulan Desember 2011, Annabel bermain di luar rumah bersama dua saudarinya yang lain, Abigail dan Adelynn. Tiba-tiba Annabel terpeleset dan terjatuh ke dalam pohon dengan lubang yang dalam.

Gadis kecil itu terjatuh ke dasar lubang sejauh 10 meter dengan posisi kepala lebih dulu. Anehnya, Annabel tidak terluka parah, ia hanya mengalami memar dan benjol, padahal lubang tersebut sangat dalam dan mampu memberikan dampak yang lebih parah lagi.

Anak 9 Tahun Mengaku Bertemu Yesus Saat Jatuh Ke Lubang

Christy mengatakan bahwa hasil pemeriksaan MRI scan menunjukkan bahwa kepala Annabel terbentur sebanyak tiga kali saat jatuh ke dasar lubang. Petugas medis mengira anak itu akan mengalami cedera otak atau tulang belakang, namun ternyata Annabel selamat tanpa sedikitpun luka yang serius.

Hari-hari berikutnya setelah kecelakaan itu, Annabel mulai membicarakan apa yang ia alami saat tak sadarkan diri. Ia mengatakan bahwa ia pergi ke surga yang memiliki pintu emas dan ia duduk di pangkuan Yesus.

“Dia memiliki jubah yang indah panjang putih, kulit gelap dan jenggot besar. Terlihat seperti Santa Claus, tetapi tidak benar-benar mirip” ucap Annabel.

Ajaibnya setelah pengalaman Annabel, penyakit yang diidapnya sejak kecil mendadak sembuh. Sejak tahun 2008, Annabel mengalami gangguan motilitas pseudo-obstruksi yang tidak dapat disembuhkan. Namun pemeriksaan terbaru menunjukkan bahwa Annabel sudah terbebas dari gejala-gejala penyakit tersebut. Kini ia sudah mengurangi konsumsi obatnya dan bisa hidup bahagia seperti anak-anak seusianya. (jmw-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.