Ditemukan Kuburan Massal Yang Diduga Lokasi Jasad Anne Frank

Ditemukan Kuburan Massal Yang Diduga Lokasi Jasad Anne Frank

REINHA.com – Sebuah lubang kuburan baru-baru ini ditemukan tidak jauh dari lokasi kamp konsentrasi Bergen-Belsen, Jerman, tempat meninggalnya seorang penulis muda di masa Perang Dunia II, Anne Frank. Diduga di kuburan massal tersebut, jasad gadis berusia 15 tahun itu dibuang bersama puluhan ribu korban lainnya.

Seperti dilansir Dailymail, 12 April 2015, Anne merupakan salah satu korban kekejaman Nazi. Anne dan keluarganya yang merupakan orang Yahudi, bersembunyi dari incaran Nazi yang menjadikan orang-orang Yahudi sebagai sasaran penganiayaan dan pembunuhan. Namun pada tahun 1944, Anne dan keluarganya tertangkap dan dipenjarakan di kamp konsentrasi Bergen-Belsen.

Lebih dari 70.000 orang meninggal di kamp tersebut karena pembantaian ataupun tertular wabah di dalam kamp. Pada tahun Maret 1945 Anne meninggal dunia karena tertular tifus. Jasad Anne tidak pernah ditemukan, diduga jasadnya dilemparkan ke dalam kuburan massal bersama 10.000 korban meninggal lainnya. Namun tidak ada yang tahu dimana keberadaan kuburan massal tersebut.

Dengan bantuan tim peneliti Belanda, sejumlah korban selamat kemudian membantu mencari keberadaan kuburan massal tersebut. Baru-baru ini, mereka berhasil menemukan kuburan massal tidak jauh dari kamp konsentrasi Bergen-Belsen. Sayangnya, menurut hukum Yahudi, situs pemakaman tersebut tidak boleh digali.

“Kami telah berkonsultasi dengan komunitas Yahudi Lower Saxony, dan menurut hukum agama, mereka mengatakan bahwa penggalian tidak diperbolehkan. Itu sebabnya kami tidak memulai penggalian” ucap Jens-Christian Wagner, direktur Bergen-Belsen Memorial. (rsn-reinha)