Gempa Nepal, Keluarga Asal Inggris Takut Masuk Ke Rumah

Gempa Nepal, Keluarga Asal Inggris Takut Masuk Ke Rumah

REINHA.com – Sebuah keluarga asal Surrey, Inggris, yang sudah tiga tahun menetap di Nepal hingga kini tidak berani masuk ke rumah mereka di Kathmandu, Nepal. Mereka khawatir gempa susulan yang lebih besar akan kembali melanda Nepal dan membahayakan mereka.

Jude Collins, 43 tahun, yang merupakan seorang pekerja sukarelawan, berada di dalam gereja saat gempa terjadi. Sementara itu putri pertamanya, Amy, 11 tahun, sedang berenang bersama teman-temannya dan adik Amy, Paul, 8 tahun, berada di penitipan anak tak jauh dari lokasi gereja.

Jude dan anak-anak berhasil selamat dan saling menemukan di antara kekacauan setelah gempa. Sedangkan suami Jude, pagi sebelum bencana berangkat menuju Dubai untuk urusan pekerjaan.

Hingga saat ini, Jude dan anak-anaknya tinggal di tenda yang mereka dirikan di halaman rumah. Mereka mengaku terlalu takut untuk kembali ke rumah, takut gempa susulan datang tiba-tiba dan membahayakan nyawa mereka.

“Kami tidak berani masuk ke rumah kami. Gempa kemarin sangat menakutkan tapi masih akan ada gempa susulan. Sekarang kami bisa tahu kapan mereka akan datang, saat anjing-anjing tiba-tiba menggonggong, burung-burung terbang jauh dan kemudian ‘bang’, dimulai gemuruh dan getaran” ucap Jude, seperti dilansir Mirror, 26 April 2015. (rsn-reinha)