Junk Food Tingkatkan Risiko Kanker Usus Dalam 2 Minggu

Junk Food Tingkatkan Risiko Kanker Usus Dalam 2 Minggu

REINHA.com – Para ilmuwan baru-baru ini menemukan fakta yang sangat mengejutkan tentang bahaya mengkonsumsi junk food yang kaya protein hewani dan tinggi lemak. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan para ilmuwan Amerika, ditemukan bahwa hanya dengan mengkonsumsi junk food selama dua minggu dapat meningkatkan risiko kanker usus besar dengan sangat cepat.

Dalam penelitian ini orang Amerika yang terbiasa mengkonsumsi junk food, diminta untuk mengkonsumsi makanan Afrika yang tinggi serat. Sebaliknya orang Afrika yang terbiasa mengkonsumsi makanan tinggi serat, diminta untuk mengkonsumsi junk food. Kedua kelompok ini diminta untuk bertukar pola makan selama dua minggu.

Hasilnya setelah dua minggu, orang Amerika yang mengkonsumsi makanan Afrika mengalami penurunan risiko terkena kanker usus besar. Sebaliknya, orang Afrika yang mengkonsumsi junk food mengalami peningkatan risiko terkena usus besar.

Seperti dilansir Dailymail, 28 April 2015, mereka tidak heran penurunan risiko kanker usus besar pada orang Amerika yang kemudian mengkonsumsi makanan Afrika yang kaya serat. Namun mereka sangat terkejut dengan peningkatan risiko kanker usus besar pada orang Afrika yang memakan junk food. Ternyata dampak buruk yang diakibatkan oleh mengkonsumsi junk food sangatlah cepat.

“Protein hewani dan lemak yang terkandung di dalam makanan Amerika lebih tinggi dua hingga tiga kali dibandingkan makanan Afrika. Sedangkan, karbohidrat dan serat di dalam makanan Afrika jauh lebih tinggi daripada makanan Amerika” tulis para peneliti dalam laporan yang diterbitkan di jurnal Nature Communications. (rsn-reinha)