Respon Pemerintah Lambat, Warga Nepal Kekurangan Makanan

Respon Pemerintah Lambat, Warga Nepal Kekurangan Makanan

REINHA.com – Pasca gempa dahsyat yang melumpuhkan Nepal, kini jutaan warga Nepal yang selamat dari gempa mengalami krisis kemanusiaan. Persediaan makanan, air dan kebutuhan hidup lainnya sangat sedikit, sementara mereka harus bertahan hidup.

Seperti dilansir Guardian, 28 April 2015, keputusasaan korban selamat berubah menjadi kemarahan. Mereka merasa respon pemerintah Nepal sangat lambat dalam mengatasi krisis yang tengah berlangsung. Mereka kekurangan kebutuhan hidup, sementara mereka belum dapat menghidupi diri mereka sendiri.

Petugas kesehatan mengatakan bahwa krisis utama terjadi dalam hal kesehatan para korban yang selamat dari gempa. Mereka tinggal di tempat terbuka atau di tenda-tenda yang penuh sesak, di tambah lagi dengan kurangnya akses sanitasi atau air bersih.

“Banyak korban selamat yang tidak mendapatkan makanan dan tempat tinggal. Laporan ini saya dapatkan dari desa yang bangunannya hancur hingga 70%” ucap Udav Prashad Timalsina, salah satu pejabat pemerintah dari wilayah Gorkha.

Walaupun begitu, pemerintah Nepal mengaku telah melakukan semua yang mereka bisa untuk menangani masalah evakuasi korban dan bantuan kepada korban-korban selamat. Mereka juga telah mendesak negara-negara asing untuk memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok untuk korban selamat dan tim medis. (rsn-reinha)