Honduras, Negara Dengan Tingkat Pembunuhan Tertinggi Di Dunia

Honduras, Negara Dengan Tingkat Pembunuhan Tertinggi Di Dunia

REINHA.com – Pembunuhan merupakan salah satu tindak kriminal yang membuat sebuah wilayah menjadi tidak aman untuk ditinggali. Menurut sebuah penelitian terbaru, negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi berada di Amerika Latin dan Karibia, negara yang hanya menyumbang 8% dari total populasi dunia.

Proyek pemantauan data pembunuhan yang dilakukan Instituto Igrape di Brasil mengungkapkan sepertiga angka pembunuhan di dunia terdapat di Amerika Latin dan Karibia. Negeri dengan angka rata-rata pembunuhan terbanyak adalah Honduras (85,5 pembunuhan per 100.000 orang), disusul Venezuela (53,7) dan Kepulauan Virgin AS (46,9) di peringkat ketiga.

Angka itu sangat kontras jika dibandingkan dengan Inggris yang mencatat “hanya” 1,2 pembunuhan per 100.000 penduduk dan Amerika Serikat sebanyak 4,7 pembunuhan. Namun, karena Brasil dari Kolombia memiliki penduduk yang cukup banyak, maka di kedua negara ini ditambah Venezuela, mencatat satu dari lima kasus pembunuhan di dunia setiap tahunnya.

Pada 2012, dilaporkan terjadi 56.337 kasus pembunuhan di Brasil, yang merupakan jumlah terbanyak di dunia. Disusul Venezuela dengan 16.072 kasus dan di peringkat ketiga diduduki Kolombia yang mencatat 15.733 kasus pembunuhan.

Jurang pemisah antara warga kaya dan miskin di Brasil begitu lebar, terutama di wilayah utara negeri itu, di mana warga kulit hitam, ras campuran dan penduduk asli terdampak kasus pembunuhan. Perbedaan ekonomi ini membuat angka kejahatan di Brasil sangat tinggi, khususnya yang dipicu kekerasan di kota-kota yang dikelilingi favela atau permukiman-permukiman kumuh.

Di Kolombia, angka rata-rata pembunuhan menurun dari 381 per 100.000 orang pada 1991 hingga 30,3 pembunuhan saat ini. Turunnya angka pembunuhan ini disebabkan berakhirnya perang melawan kartel obat bius namun kekerasan antara pemberontak, kelompok-kelompok paramiliter dan militer Kolombia masih terus berlangsung.

Saat Kolombia mulai bisa mengatasi kartel-kartel obat bius, kekerasan di negara tetangganya, Venezuela, justru meningkat. Wilayah perbatasan Kolombia-Venezuela semakin berbahaya karena para gerilyawan FARC, penyelundup dan kartel obat bius beroperasi di kawasan itu.

Perang melawan obat bius juga membuat Honduras, negeri di Amerika Tengah, menjadi negara paling berbahaya di dunia. Angka rata-rata pembunuhan di negeri itu mencapai 90 per 100.000 penduduk pada 2013.

Perang antar-geng dan kekerasan berlatar obat bius merebak setelah Honduras menjadi kawasan kunci penyelundupan kokain dari Amerika Selatan dan Tengah menuju AS, pasar obat bius terbesar di dunia. (kmp/rsn-reinha)