Penelitian: Kurang Tidur Dapat Merusak Kualitas IQ

Penelitian: Kurang Tidur Dapat Merusak Kualitas IQ

REINHA.com – Sudah banyak penelitian ilmiah yang mengatakan bahwa kurang tidur memiliki efek yang tidak baik bagi kesehatan tubuh. Mulai dari efek jangka pendek seperti lemas dan pusing, hingga efek jangka panjang dengan menurunnya fungsi organ tubuh. Namun tak hanya itu, kurang tidur ternyata dapat merusak kualitas IQ dan EQ seseorang.

Menurut Dr. Tara Swart, seorang neuroscientist internasional dan CEO dari The Mind Unlimited, kurang tidur di malam hari dapat “menghancurkan” kecerdasan intelektual maupun kecerdasan emosional seseorang.

Dr. Tara mengatakan, banyak kliennya yang kekurangan tidur kemudian terserang berbagai penyakit kronis, seperti serangan jantung dan kerusakan saraf. Namun lebih dari itu, studi menunjukkan bahwa ketika seseorang memiliki gangguan tidur, IQ orang itu akan menurun hingga 8 poin.

Banyak dari kita berhemat tidur selama bertahun-tahun, dan berpikir akan baik dengan mengganti kekurangan tidur di akhir pekan. Namun kebiasaan jangka panjang ini dapat menambah masalah lebih besar lagi. Masalah memori, masalah pengambilan keputusan, kreativitas menurun, dan sulit mengatur emosi.

“Ada korelasi yang sangat kuat antara restfulness dan kepemimpinan. Sebagian besar orang perlu tujuh hingga Sembilan jam untuk tidur, namun sayangnya mereka tidak mendapatkan itu” ucap Dr. Jessica Payne, profesor dari University of Notre Dame, Indiana, dilansir CNN.

“Kemampuan sosial dan stabilitas emosional terkait dengan porsi tidur, dan defisit tidur dapat menjadi masalah besar bagi kepemimpinan. Seseorang akan mudah marah. Sayangnya banyak dari kita yang tidak memahami bahwa tidur adalah kunci dalam mengatur emosi dan berinteraksi lebih baik dengan orang lain” lanjut Dr. Jessica.

Namun walaupun begitu, Dr. Tara mengatakan bahwa ada 1-2% dari populasi dunia yang mampu tidur hanya empat jam, dan tidak menurunkan kualitas IQ maupun EQ mereka. Seperti Napoleon Bonaparte dan Margaret Thatcher pendiri Twitter dan Square, CEO Inc Jack Dorsey dan Yahoo! CEO, Marissa Mayer. Orang-orang sukses ini mengaku hanya tidur 4-5 jam setiap harinya. (rsn-reinha)