Meski Sehat, Gadis Ini Mendapat Izin Bunuh Diri

Meski Sehat, Gadis Ini Mendapat Izin Bunuh Diri

REINHA.com – Mengakhiri hidup dengan cara euthanasia, biasanya dilakukan bagi para pasien yang menderita sakit parah dan tidak mungkin untuk disembuhkan. Itupun tidak semua negara di dunia melegalkan cara ini. Namun seorang gadis muda sehat asal Belgia mengakhiri hidupnya dan ia berhasil mendapatkan izin untuk itu.

Gadis berusia 24 tahun itu dikenal dengan nama Laura. Ia tidak memiliki penyakit yang mengancam jiwa. Namun sejak kecil ia sudah mempunyai keinginan untuk mengakhiri hidupnya. Ia mengajukan diri untuk melakukan euthanasia, dan petugas yang bersangkutan telah memberikan izin untuk dia melakukan misinya tersebut.

Seperti dilansir Mirror, 28 Juni 2015, Laura tumbuh sebagai anak yang sehat secara jasmani, namun ia tidak sehat secara batin. Laura lahir dari kehamilan yang tidak direncanakan oleh orang tuanya.

Laura tinggal bersama kakek dan neneknya di Belgia, sebuah negara yang dikenal dengan tingkat keamanan, perdamaian dan struktur yang baik. Namun walaupun begitu, ia tetap merasa bahwa ia tidak seharusnya hidup di dunia ini.

“Hidup ini bukan untuk saya. Masa kecil saya telah memberikan kontribusi untuk penderitaan saya, dan saya yakin bahwa saya menginginkan kematian, meskipun saya dibesarkan di keluarga yang tenang dan stabil.” ucap Laura kepada dokter yang menangani masalah kejiwaannya saat ia mendekam di rumah sakit jiwa pada usia 21 tahun.

“Saya menjalani sepanjang hidup saya dengan pikiran ingin bunuh diri, saya juga melakukan beberapa upaya. Tapi kemudian ada seseorang yang membutuhkan saya, dan saya tidak ingin menyakiti siapa pun. Itu selalu menghentikan upaya saya” lanjut Laura.

Satu-satunya hal yang bagi Laura menyenangkan adalah merencanakan pemakamannya sendiri. Ia tidak mau mengakui bahwa kematiannya akan membebankan ibu dan kakek neneknya. Laura juga mengungkapkan bahwa dia berteman dengan gadis yang mempunyai mimpi yang sama. Gadis itu telah berhasil bunuh diri 18 bulan yang lalu.

Euthanasia dilegalkan oleh hukum di Belgia sudah sejak tahun 2003. Setiap harinya diperkirakan ada sebanyak lima orang yang meninggal dengan cara seperti itu. (rsn-reinha)