Stephen Hawking Merencanakan Bunuh Diri?

Stephen Hawking Merencanakan Bunuh Diri?

REINHA.com – Ketika agama melarang tindakan bunuh diri dan sejumlah besar negara di dunia tidak melegalkan euthanasia, Stephen Hawking, fisikawan tersohor dunia, malah berpikir sebaliknya. Ia mempunyai keinginan untuk bunuh diri atau melakukan euthanasia jika memang diperlukan.

Baru-baru ini, dalam sebuah wawancara televisi dengan Dara O’Briain, Profesor Hawking, 73 tahun, mengungkapkan bahwa ia akan mempertimbangkan bunuh diri, seandainya ia sudah tidak bisa memberikan kontribusi apa-apa lagi kepada dunia.

Profesor Hawking merupakan salah satu orang yang menentang hukum di sejumlah negara yang mengkriminalisasi orang-orang yang berusaha membantu anggota keluarga mereka untuk mati dengan bermartabat dengan cara euthanasia. Menurutnya, mempertahankan hidup seseorang yang sudah tidak ingin hidup merupakan sebuah penghinaan besar.

“Saya akan mempertimbangkan untuk bunuh diri, jika saya mengalami sakit keras, atau saya merasa sudah tidak mampu memberikan kontribusi terhadap dunia, melainkan hanya menjadi beban bagi orang-orang di sekitar saya” ucap Profesor Hawking, seperti dilansir Mirror, 3 Juni 2015.

O’Briain juga sempat bertanya, apakah Profesor Hawking pernah merasa kesepian? Ia menjawab bahwa ia seringkali merasa sangat kesepian karena orang takut untuk berbicara dengannya. Pria yang mempunyai penyakit motor neuron ini juga mengatakan bahwa ia rindu berbadan sehat, berenang, dan melakukan aktivitas fisik bersama anak-anaknya. (rsn-reinha)