Tes DNA Buktikan Tuduhan Tikus Goreng KFC Tidak Benar

Tes DNA Buktikan Tuduhan Tikus Goreng KFC Tidak Benar

REINHA.com – Pada tanggal 12 Juni yang lalu, seorang pelanggan KFC di Wilmington, California, mengupload gambar produk ayam goreng KFC yang diklaimnya sebagai tikus goreng, karena bentuknya yang menyerupai tikus. Tuduhan ini terbukti tidak benar setelah dilakukan tes DNA pada tikus goreng tersebut.

Seperti dilansir Mirror, 24 Juni 2015, foto dan video yang diupload oleh Devorise Dixon di sejumlah media sosial, merebak dengan sangat cepat ke seluruh penjuru dunia. Tentu saja hal ini sangat merugikan bagi perusahaan makanan yang sudah mendunia ini.

“Baru-baru ini, banyak pelanggan yang mempertanyakan kualitas produk KFC, dan ini mendapat reaksi publik mengingat sifat sensasional yang dibuat oleh klaim tersebut” ucap juru bicara KFc, Rodrigo Coronel kepada ABC News.

Dixon kembali ke restoran pada hari Rabu, 10 Juni lalu dan mengeluh kepada manajer restoran. Setelah itu ia memposting gambar dan video bersama dengan serangkaian tulisan yang menjatuhkan nama baik KFC.

Tes DNA Buktikan Tuduhan Tikus Goreng KFC Tidak Benar

“Saat aku melihat ke bawah itu saya melihat bahwa itu adalah dalam bentuk tikus dengan ekor. Ini membuat seluruh tubuh saya menggigil. Saya sudah merasa aneh sejak itu. Sudah waktunya bagi pengacara, tidak aman untuk makan makanan cepat saji!” tulis Dixon dalam postingannya.

Namun Rodrigo mengatakan bahwa pria itu sulit untuk diminta bekerja sama selama penyelidikan. Ia bahkan sulit untuk dihubungi.

Pihak KFC kemudian membawa tikus goreng itu ke laboratorium independen untuk dilakukan pengujian tes DNA. Dan hasil tes menunjukkan bahwa itu adalah daging ayam, bukan tikus goreng seperti yang dituduhkan oleh Dixon.

“Kami melakukan penyelidikan internal dan berbicara kepada seluruh karyawan. Pernyataan itu adalah palsu. Hal yang seharusnya dilakukan pelanggan ini adalah meminta maaf dan berhenti membuat klaim palsu tentang merek KFC”

Setelah pembuktian tes DNA menunjukkan bahwa tuduhan Dixon tidak benar, Dixon kini dilaporkan telah menolak untuk berkomunikasi secara langsung dengan perusahaan. (rsn-reinha)