Ilmuwan: Akan Terjadi Zaman Es Di Tahun 2030

Ilmuwan: Akan Terjadi Zaman Es Di Tahun 2030

REINHA.com – Profesor Vlentina Zharkova dari Universitas Northumbira, Inggris, baru-baru ini mempresentasikan temuannya yang sangat mengejutkan dalam Pertemuan Astronomi Nasional di Llandudno, Wales. Ia memprediksi bahwa bumi akan mengalami ‘zaman es mini’ antara tahun 2030 hingga 2040.

Seperti dilansir Huffingtonpost, 13 Juli 2015, kini teknologi modern telah membuat para ilmuwan mampu memprediksi siklus matahari dengan akurasi yang jauh lebih besar. Dengan cara itu Zharkova memprediksi bahwa aktivitas matahari akan turun lebih dari setengahnya dalam waktu 15 tahun ke depan.

Aktivitas matahari diperkirakan disebabkan oleh sistem turbin dari cairan yang bergerak di dalam matahari. Dalam mencari sistem yang lebih akurat dari prediksi, Profesor Zharkova dan timnya menemukan gelombang magnetik berfluktuasi dalam dua lapisan matahari. Dengan mempelajari data gelombang ganda, maka prediksi akan jauh lebih tepat.

“Menggabungkan kedua gelombang bersama-sama dan membandingkan dengan data yang nyata bagi siklus matahari saat ini, kami menemukan bahwa prediksi kami menunjukkan akurasi 97 persen,” kata Zharkova, yang temuannya dipublikasikan oleh Royal Astronomic Society.

Dengan menggunakan metode ini, ia dan timnya menemukan bahwa akan ada aktivitas matahari jauh lebih sedikit di bawah sinar matahari siklus 25 dan 26, yang mengarah ke berkepanjangan dormansi surya

“Dalam siklus 26, dua gelombang persis cermin satu sama lain akan memuncak pada saat yang sama tapi di belahan berlawanan dari Matahari, interaksi mereka akan terganggu, atau mereka hampir akan membatalkan satu sama lain. Kami memprediksi bahwa ini akan mengarah pada sifat dari ‘Maunder minimum’.”kata Zharkova.

Maunder Minimum adalah gelar yang diberikan kepada periode waktu ketika bintik matahari jarang. Hal serupa terakhir kali terjadi antara tahun 1645 hingga 1715, ketika sekitar 50 bintik matahari dicatat, yang bertentangan dengan standar 40.000. Waktu itu ditandai dengan kondisi yang brutal, suhu menurun, sungai membeku terutama di Eropa dan Amerika Utara. (rsn-reinha)