Peneliti Temukan Tumpukan Mayat Di Rumah Kuno China

Peneliti Temukan Tumpukan Mayat Di Rumah Kuno China

REINHA.com – Para peneliti dari Universitas Jilin, China, baru-baru ini mendapatkan penemuan yang sangat mengejutkan di sebuah rumah kuno di desa prasejarah yang terletak di timur laut China. Di dalam rumah kecil berusia 5.000 tahun itu terdapat kerangka manusia yang bertumpukan tidak teratur.

Seperti dilansir Dailymail, 28 Juli 2015, rumah tersebut dijuluki dengan ‘F40’, terletak di ‘Hamin Mangha’, sebuah pemukiman situs prasejarah terbesar yang pernah ditemukan. Orang-orang yang tinggal di pemukiman tersebut relatif sedikit dengan cara hidup bertanam dan berburu.

Di dalam rumah dengan ukuran 20 meter persegi, terdapat tumpukan kerangka manusia yang sudah berantakan. Mereka terdiri dari kerangka mayat remaja, dewasa muda, hingga dewasa usia menengah. Banyak tengkorak yang terpisah dari kerangka, atau tungkai yang terpisah dari kerangka tubuh dan tengkoraknya.

Atap dan kayu penopang rumah tersebut sudah hancur. Sebagian tengkorak mengalami hangus terbakar, diduga bangunan yang terbuat dari kayu itu terbakar dan atap rumah tersebut runtuh.

Saat ini tim peneliti sedang menyelidiki bagaimana 97 orang tersebut meninggal dunia 5.000 tahun yang lalu. Diduga saat itu penduduk desa terserang semacam epidemi atau wabah penyakit yang mematikan. Kerangka-kerangka tersebut merupakan mayat-mayat yang meninggal karena terserang wabah. (rsn-reinha)