Gantikan Anak Yang Mati, Suku Di Afrika Buat Boneka Voodoo

Gantikan Anak Yang Mati, Suku Di Afrika Buat Boneka Voodoo

REINHA.com – Suku Fon di negara Benin, Afrika Barat, punya cara yang aneh untuk mengobati kesedihan saat kehilangan seorang anak. Jika ada seorang anak yang mati, para orang tua suku Fon akan membuat boneka Voodoo sebagai tubuh anak mereka. Tak hanya itu, boneka Voodoo akan diperlakukan seolah itu adalah anak mereka yang telah mati.

Eric Lafforgue, seorang fotografer asal Perancis, berhasil mendokumentasikan kehidupan suku Fon dengan tradisi unik mereka yang merawat boneka Voodoo sebagai pengganti anak yang telah meninggal. Mereka akan membuat boneka, jika anak mereka meninggal di masa kanak-kanak, dan menganggap itu sebagai anak mereka yang hidup kembali. (Lihat videonya di sini)

Bagi suku Fon, di dalam boneka tersebut terdapat jiwa dari anak mereka, dan memiliki kekuatan untuk membawa keluarga menuju nasib baik atau nasib sial. Hal itu tergantung dari bagaimana orang tua merawat boneka Voodoo anak mereka. Boneka itu akan diberi makan dan minum, dimandikan, dipakaikan baju, diberikan tempat tidur yang nyaman, bahkan dikirim ke sekolah untuk belajar.

Seperti dilansir Dailymail, 30 Agustus 2015, Hounyoga, 40 tahun, salah seorang ibu yang merawat boneka Voodoo dari anak kembarnya yang meninggal, menceritakan bagaimana kesialan datang pada keluarganya jika ia salah memperlakukan boneka kembar tersebut, atau sebaliknya.

“Jika kami merawat si kembar dengan buruk, mereka akan marah dan tiba-tiba mereka hilang. Ketika kami terbangun di pagi hari, mereka sudah tidak ada lagi di rumah. Maka tragedi besar akan segera datang”

“Sebaliknya, jika kami merawat si kembar dengan baik, ketika seseorang melecehkan saya atau ingin membahayakan saya, saya cukup memberitahukan ini kepada si kembar dan mereka melindungi saya” ucap Hounyoga. (rsn-reinha)