Manjhi, Pria Yang Memahat Gunung Selama 22 Tahun

Manjhi, Pria Yang Memahat Gunung Selama 22 Tahun

REINHA.com – Kisah tentang Manjhi sangat terkenal di India, pria itu memiliki cinta yang sangat tulus terhadap sesama. Selama 22 tahun, Manjhi memahat bebatuan gunung untuk membuat jalan pintas yang akan menghubungkan desanya dengan kota. Manjhi berharap dengan adanya jalan pintas itu, tidak akan ada lagi orang di desanya yang mengalami kesedihan seperti yang dialaminya.

Dashrath Manjhi lahir di tahun 1934 di sebuah desa terpencil di balik gunung di Gehlour, bagian timur Bihar, India. Ia menikah dengan wanita bernama Falguni. Pada tahun 1959, Falguni mengalami kecelakaan namun di desanya tidak ada perawatan medis yang memadai. Untuk sampai ke kota terdekat harus memutari gunung sejauh 55 kilometer, Falguni meninggal dunia karena keterlambatan penanganan

Sejak kematian istrinya, buruh miskin itu mengambil palu dan pahat, dan mulai memahat gunung yang menutupi desanya. Manjhi dianggap gila oleh orang-orang namun ia tidak pernah menyerah dan tidak berhenti memahat gunung. Pada tahun 1982, 22 tahun kemudian ia berhasil menyelesaikan pahatannya, sebuah jalan pintas sejauh 100 meter untuk menghubungkan desanya dengan kota.

Manjhi melakukan sesuatu yang bagi orang lain mustahil, demi kepentingan rakyat di desanya. Ia tidak ingin ada orang lain selain dirinya yang mengalami kehilangan orang yang dicintai hanya karena desa mereka berada di balik gunung dan butuh waktu yang panjang untuk sampai ke kota.

Seperti dilansir Dailymail, 21 Agustus 2015, kisah inspiratif Manjhi akhirnya di angkat ke layar lebar India berjudul Manjhi – The Mountain Man. Film Bollywood ini baru saja dirilis di bioskop pada hari Sabtu, 21 Agustus 2015. Tentunya kisah nyata yang diangkat dalam film ini akan membuat kisah Manjhi dapat menginspirasi lebih banyak orang. (Lihat trailer film Manjhi di sini)

Manjhi meninggal dunia karena menderita kanker kandung empedu pada tahun 2007, dalam usia 73 tahun. Ia dimakamkan di pemakaman kenegaraan di Bihar karena dianggap sangat berjasa bagi penduduk Bihar. Kini jalan pintas tersebut sudah diaspal dan menjadi jalan yang mengubah kehidupan penduduk di desanya. (rsn-reinha)