Penelitian: Makanan Pedas Membuat Panjang Umur

Penelitian: Makanan Pedas Membuat Panjang Umur

REINHA.com – Makanan pedas banyak digemari orang-orang di sejumlah negara, tak ketinggalan di Indonesia, karena rasa pedas dikatakan dapat menambah kenikmatan suatu hidangan dan meningkatkan nafsu makan seseorang. Namun ternyata tidak hanya itu, menurut penelitian makan makanan pedas dapat memperpanjang umur seseorang.

Sebuah studi yang dilakukan oleh sejumlah ilmuwan dari Peking University Health Science Center di Beijing, China, menganalisa kebiasaan makan dan hubungannya dengan kesehatan. Obyek penelitian berupa hampir setengah juta orang penduduk China yang memang sudah akrab dengan makanan pedas.

Hasilnya, ditemukan bahwa mereka yang makan makanan pedas enam sampai tujuh kali seminggu, memiliki penurunan risiko sekarat sebanyak 14% dibandingkan orang-orang yang dalam seminggu hanya makan makanan pedas sebanyak kurang dari satu kali.

Tak hanya itu, makan makanan pedas dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kanker, jantung, dan penyakit pernafasan. Pada wanita, makan makanan pedas dapat menurunkan risiko kematian yang diakibatkan oleh infeksi. Penurunan risiko akan lebih tinggi pada mereka yang tidak mengkonsumsi alkohol.

Seperti dilansir Sky News, 5 Agustus 2015, para peneliti mengatakan bahwa di dalam cabai terdapat capsaicin, komponen aktif utama di dalam cabai yang memiliki kaitan dengan anti-obesitas, antioksidan, antimikroba, anti-inflamasi, anti-kanker, dan efek anti-hipertensi. (rsn-reinha)