The Crypt, Hotel Makam Bawah Tanah Pertama Di Dunia

The Crypt, Hotel Makam Bawah Tanah Pertama Di Dunia

REINHA.com – Sebuah hotel di Maine, Amerika Serikat, mengangkat tema kematian sebagai daya tarik para wisatawan yang mencintai suasana seram. Hotel dengan dengan nama ‘The Crypt’ ini membuka kamar hotel bawah tanah dengan desain ruangan mirip seperti makam bawah tanah, bahkan tempat tidurnya berupa peti mati di antara dinding batu bata.

Seperti dilansir CNN, 31 Juli 2015, menurut Andrew Knight, pemilik hotel, hotel ini dulunya merupakan gereja bernama Gereja St. Patrick yang didirikan dan ditinggali oleh seorang pastor Katolik bernama Monsignor Thomas Wallace. Yang membuat kamar hotel ini istimewa adalah di bawah tanah ini pernah bersemayam pastor Wallace selama lebih dari 100 tahun.

Pastor Wallace merupakan imam pertama gereja tersebut, ia juga yang mengawasi pembangunan gereja tersebut. Ia membuat sebuah kapel mayat dan makam bawah tanah khusus untuk memakamkan dirinya di sana. Pada tahun 1907, pastor Wallace meninggal dunia. Jasadnya berbaring di sana hingga pada tahun 2009, Andrew membeli bangunan tersebut dan memindahkan jasadnya ke pemakaman terdekat.

Kamar unik ini dilengkapi dengan peralatan layaknya kamar hotel. Yang berbeda, disini terdapat 60 film horor klasik yang dapat dinikmati selagi menginap di kamar tersebut. Tempat tidurnya berupa peti mati yang terbuat dari kayu pinus dan dimasukkan ke dalam ruang di dalam tembok.

Dan seperti makam bawah tanah kuno, pintu kamar memiliki kunci untuk menjaga roh-roh gentayangan tetap berada di dalam, dan membuat roh dari luar tidak bisa masuk ke dalam. Di salah satu bagian dinding terdapat ventilasi yang berfungsi untuk melepaskan gas yang dihasilkan dari pembusukan. Hal yang satu ini hanyalah pelengkap, namun sebenarnya tidak dibutuhkan oleh tamu hotel. (rsn-reinha)