Pelaku Bom Bunuh Diri Suriah Menangis Sebelum Bertugas

Pelaku Bom Bunuh Diri Suriah Menangis Sebelum Bertugas

REINHA.com – Butuh keberanian yang besar bagi seorang militan di kelompok teroris untuk menjadi pelaksana tugas bom bunuh diri. Sebuah video yang belum lama ini beredar di dunia maya, memperlihatkan bagaimana seorang pria muda di Suriah menangis sebelum melaksanakan tugas meledakkan bom bunuh diri.

Dalam video tersebut, seorang militan bernama Jafar al-Tayyar asal Uzbekistan diantar oleh teman-temannya sesama jihadis menuju kematiannya. Mereka memeluk Jafar dan mengucapkan kalimat-kalimat yang menguatkan mentalnya untuk melaksanakan tugas. (Lihat videonya di sini)

Wajah pria itu terlihat sedih. Ia naik ke dalam kendaraan tempur berlapis baja dan ia mulai menangis. Seorang temannya kemudian menenangkannya dengan mengatakan, “Jafar, saudaraku, jangan takut. Ketika kamu takut, ingatlah pada Allah”

“Aku hanya takut jika aku tidak berhasil” ucap Jafar kepada temannya itu.

Namun dari rekaman video yang diambil dari atas langit, terlihat bahwa Jafar berhasil melaksanakan tugas meledakkan bom bunuh diri. Ia meluncurkan serangan mematikan itu di salah satu kota di provinsi Idlib, Suriah. Tidak diketahui berapa banyak orang tewas dan terluka dalam ledakan itu.

Seperti dilansir Mirror, 23 September 2015, dikatakan bahwa kelompok teroris, termasuk ISIS, seringkali menggunakan militan yang berasal dari luar wilayah pertempuran untuk melaksanakan serangan bom bunuh diri. (rsn-reinha)