Mayat Berusia 4.300 Tahun Dikubur Bersama Tengkorak Ibu

Mayat Berusia 4.300 Tahun Dikubur Bersama Tengkorak Ibu

REINHA.com – Sebuah pemakaman tua di situs Marsh Creek, California, mengungkapkan ritual aneh yang pernah terjadi 4.300 tahun lalu. Sejumlah mayat dari 500 mayat manusia yang dikuburkan di pemakaman tersebut memiliki tengkorak tambahan di makam mereka, sebagian malah tidak memiliki tengkorak.

Saat menggali pemakaman tua tersebut, para arkeolog menemukan sebanyak delapan kerangka mayat dengan tengkorak tambahan di samping mayat tersebut. Yang lebih mengejutkan, mereka menemukan tujuh kerangka mayat lainnya, dengan kepala terputus dan tidak memiliki tengkorak.

Penemuan tersebut merupakan bukti adanya praktek mengerikan yang melibatkan pemotongan kepala dan pelepasan separuh tengkorak dari mayat yang akan dimakamkan. Para arkeolog yakin bahwa saat dimakamkan, mayat dikuburkan bersama dengan separuh tengkorak nenek moyang mereka atau tengkorak ibu mereka.

Mayat Berusia 4.300 Tahun Dikubur Bersama Tengkorak Ibu

Tengkorak tersebut dilepaskan dan diasah sehingga terlihat seperti mangkuk, kemudian diletakkan di lengan kanan mayat. Para arkeolog percaya mangkuk tengkorak itu digunakan untuk menampung cairan. Praktek ini berhubungan dengan kepercayaan kelahiran kembali, dengan harapan kelak anak yang meninggal akan ‘bersatu kembali’ dengan ibunya.

Seperti dilansir Dailymail, 20 Oktober 2015, setelah diadakan serangkaian penelitian, ditemukan bahwa tidak ada bukti terjadi trauma pada tengkorak-tengkorak tambahan tersebut. Hal itu menunjukkan bahwa kepala dipotong dan separuh tengkorak dilepaskan tidak dengan kekerasan, dan dilakukan setelah orang-orang itu meninggal dunia. (rsn-reinha)