ISIS Keluarkan Fatwa Untuk Membunuh Anak-anak Cacat

ISIS Keluarkan Fatwa Untuk Membunuh Anak-anak Cacat

ISIS Keluarkan Fatwa Untuk Membunuh Anak-anak Cacat

REINHA.com – Kelompok teroris ISIS dilaporkan telah mengeluarkan fatwa memerintahkan pengikut ISIS untuk membunuh anak-anak dengan down syndrome dan anak-anak cacat lainnya. Menurut penyelidikan kelompok aktivis di Irak, Mosul Eye, fatwa tersebut dikeluarkan oleh salah satu hakim Syariah ISIS, seorang hakim Saudi bernama Abu Said Aljazrawi.

Mosul Eye telah merilis laporan dan video yang menyoroti tindakan bejat yang dilakukan para pengikut ISIS. Setelah beredarnya fatwa tersebut, Mosul Eye mengatakan bahwa sudah ada setidaknya 38 orang anak yang lahir cacat dan down syndrome, berusia antara satu minggu hingga tiga bulan, telah dibunuh dengan suntik mati.

“Seolah-olah tidak cukup bagi ISIS untuk membunuh pria, wanita dan orang-orang lanjut usia. Sekarang mereka membunuh anak-anak” ucap perwakilan Mosul Eye, seperti dilansir Dailymail, 14 Desember 2015.

Mosul Eye mengatakan dari pantauan mereka bahwa anak-anak yang menjadi korban kekejaman ISIS kebanyakan merupakan anak-anak hasil pernikahan pejuang ISIS asing yang menikahi wanita Irak, Suriah dan Asia.

Jika kabar yang didapat dari penyelidikan Mosul Eye benar, itu berarti ISIS telah mengikuti arah yang sama dengan Nazi, yang membunuh anak-anak cacat karena mereka dianggap sebagai ‘beban negara’.

Pada zaman kekuasaan Adolf Hitler, setidaknya 5.000 orang anak-anak dengan cacat mental dan cacat fisik berusia di bawah 16 dibunuh dengan cara Euthanasia. Menanggapi pernyataan Mosul Eye tentang ISIS mungkin menggunakan metode yang sama dengan yang dilakukan di era Nazi. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.