Meksiko Terus Diguncang Gempa, Ini Alasannya

REINHA.com – Meksiko merupakan negara yang sering kali diguncang gempa bumi. Para ahli mengatakan bahwa gempa yang berpusat jauh dari Meksiko sekali pun dapat menyebabkan guncangan mematikan di wilayah tersebut.

Pada 19 September 2017, Meksiko diguncang gempa berkekuatan 7,1 skala richter. Gempa yang berpusat di wilayah Puebla pada kedalaman 51 km di bawah permukaan, merobohkan banyak bangunan bertingkat dan telah menewaskan sekitar 250 orang. (Baca juga: Korban Gempa Meksiko Bertambah Menjadi 248 Orang)

Gempa tersebut tercatat sebagai gempa terkuat di Meksiko dalam rangkaian panjang gempa yang menyerang negara ini dalam satu abad terakhir.

Meksiko telah menghadapi getaran yang merusak selama berabad-abad, termasuk gempa instrumen pra-seismik tahun 1568, yang menyebabkan bangunan-bangunan di sebelah barat Danau Chapala rata dengan tanah.

Pada tahun 1985, gempa berkekuatan 8 skala richter melanda pantai barat Meksiko pada kedalaman yang sangat dangkal yaitu 20 km. Tiga kali guncangan saat itu menghancurkan ibu kota dan menewaskan sedikitnya 9.500 orang.

Sejak tahun 1995, negara ini telah terkena sedikitnya 13 guncangan berukuran lebih dari 6,2 skala richter.

Jadi mengapa gempa menjadi bencana alam yang ‘rutin’ terjadi di Meksiko? Jawabannya terletak pada pembagian geografis Meksiko yang berada di antara lempengan tektonik Pasifik, Amerika Utara dan Cocos.

Pantai barat daya negara itu berada di sepanjang zona konvergen, divergen dan subduksi, yang berarti daerah tersebut rentan terhadap dampak berbagai gerakan oleh kerak bumi.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat, “daratan Meksiko yang bergerak ke arah barat melambat dan meringkuk, menciptakan pegunungan di Meksiko selatan dan gempa bumi di dekat pantai selatan Meksiko”.

Subduksi lempengan samudera Cocos di mana kerak meluncur di bawah lempengan Karibia ke lapisan mantel bumi, bertanggung jawab atas prevalensi gempa yang berukuran di atas 6,5 magnitudo. Gerakan ini merupakan penyumbang utama jumlah gempa bumi di wilayah ini.

Pemetaan lempengan tektonik dari USGS menunjukkan bahwa lebih jauh ke pantai menuju Teluk California, sebagian lempeng Pasifik dan Amerika Utara saling menggiling satu sama lain. Tekanan tektonik daerah ini juga dapat dikaitkan dengan tingginya jumlah gunung berapi di sekitar Meksiko, seperti Colima, Ceboruco, Tres Virgenes dan Popocatepeti. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.