Militer AS Tempatkan 25.000 Pasukan Di Korea Selatan

Militer AS Tempatkan 25.000 Pasukan Di Korea Selatan

REINHA.com – Angkatan Darat Amerika Serikat akan menempatkan ribuan pasukannya di Korea Selatan untuk mempersiapkan diri dari serangan potensial Korea Utara, dengan menggunakan bahan berbahaya yang bersifat radioaktif atau kimiawi.

Pasukan ini akan dilatih untuk dapat mengidentifikasi bahan-bahan berbahaya, agar tahu bagaimana melakukan operasi pengendalian, penahanan dan / atau pengurungan dasar, dan juga untuk dapat menerapkan prosedur dekontaminasi, sesuai dengan proposal kontrak yang dikeluarkan Angkatan Darat di situs Peluang Bisnis Federal.

Ini diharapkan menjadi kursus pelatihan dua minggu, yang diajarkan secara langsung di markas Camp Humphreys di Korea Selatan.

AS memiliki sekitar 25.000 tentara yang ditempatkan di negara tersebut, di sekitar 80 lokasi berbeda di seluruh negeri.

Pada akhir Agustus, Pentagon mengajukan proposal lain untuk membangun tembok di sekitar empat pangkalan AS di Korea Selatan untuk melindungi mereka dari serangan potensial.

Ini terjadi pada saat ketegangan antara AS dan Korea Utara meningkat, menyusul uji coba rudal terakhir yang oleh Pyongyang disebut “paket hadiah” untuk AS.

Menanggapi uji coba bom hidrogen yang dilakukan Korea Utara pada tanggal 3 September 2017 lalu, Menteri Pertahanan AS Jim Mattis memperingatkan akan ada sebuah respon militer besar-besaran terhadap ancaman Korea Utara terhadap Amerika Serikat atau sekutu-sekutunya.

Berbeda dengan persiapan AS untuk kemungkinan perang dengan Korea Utara, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa dia yakin bahwa konflik berskala besar, terutama dengan penggunaan senjata pemusnah massal, tidak akan terjadi.

“Semua pihak yang bertikai memiliki akal sehat yang cukup untuk menghindari terjadinya konflik besar” ucap Putin, berbicara di samping Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Forum Ekonomi Timur di kota Vladivostok, Rusia. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.