Ilmuwan Klaim Dokter Bedah Wanita Lebih Baik Daripada Pria

REINHA.com – Sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa pasien yang ditangani oleh dokter bedah wanita cenderung lebih sedikit yang meninggal daripada yang ditangani dokter bedah pria, menimbulkan banyak perdebatan di dunia medis.

Menurut penelitian yang dilakukan para ilmuwan dari Universitas Toronto, pasien yang menjalani operasi dengan ditangani oleh dokter bedah wanita cenderung lebih sedikit yang meninggal dalam waktu satu bulan, dibandingkan dengan pasien yang dioperasi oleh dokter bedah pria.

Penelitian yang dipublikasikan di British Medical Journal tersebut, mengamati lebih dari satu juta pasien di Ontario, Kanada, yang menjalani operasi seperti appendectomies, pembedahan lutut dan pinggul, dan pengangkatan payudara.

Studi tersebut menemukan bahwa pasien memiliki 12 persen lebih kecil kemungkinan untuk meninggal dalam 30 hari setelah operasi mereka jika ditangani dokter bedah wanita.

Tapi berbagai pertanyaan diajukan mengenai hasil studi tersebut. Seperti, apakah hasil studi tersebut akan membuat dunia medis tidak lagi menggunakan dokter bedah pria?

Mike Buchanan, pemimpin Justice for Men and Boys, sebuah organisasi yang mengampanyekan hak-hak pria dan menentang feminism, mengatakan bahwa “tidak akan menjadi cerita sama sekali” jika yang ditemukan para peneliti adalah bahwa dokter bedah pria memberikan kemungkinan kelangsungan hidup yang lebih tinggi untuk pasien.

Buchanan mempertanyakan temuan tersebut, dengan mengatakan: “Bisa jadi ada perbedaan kecil tapi kalau ada, jadi mau apa? Apa yang harus kita ubah? Bagaimana kalau kita berhenti melatih ahli bedah laki-laki?”

Buchanan kemudian menyerang media dan peneliti karena terus menunjukkan data “lucu” bahwa wanita lebih unggul dari pria, sementara tidak pernah melaporkan atau menyelidiki hal yang sebaliknya. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.