Perangi Anoreksia, Perancis Terapkan Undang-undang Penggunaan Photoshop

Perangi Anoreksia, Perancis Terapkan Undang-undang Penggunaan Photoshop

REINHA.com – Perancis merupakan salah satu negara yang warganya banyak menderita berbagai gangguan makan anoreksia. Untuk memerangi penyakit tersebut, pemerintah Perancis menerapkan undang-undang dalam penggunaan aplikasi pengedit gambar seperti Photoshop.

Diperkirakan 600.000 orang di negara tersebut menderita anoreksia dan gangguan makan lainnya. Gangguan makan tersebut diyakini karena keinginan para wanita untuk terlihat langsing dan cantik.

Pertama disetujui pada bulan Januari 2016, undang-undang tersebut merupakan bagian dari pendekatan dua cabang pemerintah untuk memerangi anoreksia di Perancis.

Bagian pertama dari undang-undang tersebut mewajibkan semua model yang bekerja di negara tersebut untuk memberikan catatan dokter yang menyatakan bahwa Indeks Massa Tubuh (BMI) mereka berada dalam parameter yang sehat.

Bagian berikutnya, mewajibkan foto yang dipublikasi untuk menampilkan peringatan yang memberitahu konsumen bahwa foto-foto tersebut telah diedit menggunakan aplikasi Photoshop atau aplikasi pengedit gambar lainnya.

Publikasi yang tidak menampilkan peringatan “photographie retouchée” (foto telah diubah) bisa menghadapi denda hingga € 37.500 (sekitar Rp. 600.000.000) atau 30 persen dari biaya iklan. Undang-undang berlaku untuk media cetak dan media online.

“Ini akan menjadi wajib untuk menggunakan label ‘foto telah diubah’ di samping foto yang digunakan untuk tujuan komersial ketika tubuh model telah dimodifikasi oleh perangkat lunak pengedit gambar untuk menyempurnakan figurnya” menurut pernyataan undang-undang tersebut.

Mantan menteri kesehatan Marisol Touraine, yang memperkenalkan undang-undang tersebut, mengatakan bahwa hal itu dimaksudkan untuk mencegah agar tidak mempromosikan keinginan untuk cantik yang tidak dapat diwujudkan dan untuk mencegah anoreksia di kalangan kaum muda.

“Mengekspos orang muda terhadap citra tubuh normatif dan tidak realistis menyebabkan perasaan depresiasi diri dan harga diri yang rendah, yang dapat berdampak pada perilaku yang salah terkait kesehatan” ucap Touraine.

Sebagai akibat langsung dari hukum, situs fotografi Getty Images juga memperkenalkan larangan Photoshop yang mulai berlaku pada 1 Oktober. “Seorang fotografer yang tidak mematuhi persyaratan pengiriman kami akan melanggar kontraknya dengan kami,” kata seorang perwakilan Getty Images. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.