‘No Trump, No War’, Ribuan Warga Menolak Kunjungan Trump Ke Korsel

Foto © Ruptly

‘No Trump, No War’, Ribuan Warga Menolak Kunjungan Trump Ke Korsel

REINHA.com – Ribuan warga Korea Selatan berbondong-bondong turun ke jalan-jalan di Seoul untuk memprotes kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam tur keliling Asia pertamanya. Mereka juga menuntut Korea Selatan untuk berdamai dengan Korea Utara.

“Kami menentang perang! Damai, bukan perang! Kami menginginkan perdamaian” demikian kalimat-kalimat protes yang diserukan oleh sekitar 5.000 orang yang berkumpul di Seoul Tengah.

Beberapa spanduk yang dibawa para pemrotes bertuliskan “No Trump, No War!”.

“Donald Trump adalah seorang misogynist, dan dia tidak peduli dengan kehidupan dan ketenangan orang Korea Selatan” kata seorang pendemo kepada kantor berita Ruptly.

Yang lainnya mengkritik pemimpin AS dan rekannya dari Korea Utara, Kim Jong-un, karena meningkatnya ketegangan. “Trump dan Kim menggunakan kebuntuan militer saat ini untuk keuntungan politik mereka sendiri, sementara kami orang Korea Selatan gemetar ketakutan akan terjadinya perang!” ucap seorang aktivis yang berdiri di atas panggung.

Bersamaan dengan demonstrasi menolak kedatangan Trump, sebuah kelompok sayap kanan yang disebut Forum Regional Seoul melakukan aksi di lokasi yang sama. Namun kelompok ini menyerukan dukungan kepada Trump dan menyambut kunjungannya ke Korea Selatan. Demonstran melambaikan bendera Korea Selatan dan AS, meneriakkan slogan-slogan untuk mendukung aliansi militer kedua negara.

Protes datang setelah Trump dijadwalkan mengunjungi Seoul dalam waktu dekat, di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.

Kedua aksi demonstrasi berjalan damai tanpa ada bentrokan dari dua kubu yang berbeda pandangan tersebut. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.