Untuk Pertama Kalinya, Ilmuwan Ciptakan Petir Dalam Botol

Untuk Pertama Kalinya, Ilmuwan Ciptakan Petir Dalam Botol

Untuk Pertama Kalinya, Ilmuwan Ciptakan Petir Dalam Botol
Petir dalam botol – @caltech

REINHA.com – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, para ilmuwan telah menciptakan cincin plasma di tengah udara, yang setara dengan menangkap petir dalam botol. Hal yang dulu dianggap tidak mungkin ini, ternyata dapat diwujudkan hanya dengan menggunakan aliran air bertekanan tinggi dan piring kristal.

Plasma adalah satu dari empat keadaan materi yang paling umum di Bumi, dan terdiri dari gas terionisasi tinggi. Petir adalah bentuk plasma, seperti juga fenomena cuaca Saint Elmo, saat bola cahaya bersinar muncul di ujung benda-benda runcing saat badai. Sedangkan cahaya neon mengandung bentuk plasma lainnya. (Baca juga: 15.000 Ilmuwan Peringatkan Tentang Hari Kiamat)

Plasma biasanya tidak memiliki bentuk yang jelas, misalnya cahaya kilat dalam bentuk garpu akan mengikuti jalur yang paling tidak tahan melalui udara. Plasma buatan manusia hanya pernah diciptakan di ruang vakum atau medan elektromagnetik.

Morteza Gharib, Profesor Teknik Aeronautika dan Bioinspired di Caltech, mengatakan bahwa dia terkejut karena dia dan timnya dapat menciptakan cincin plasma yang stabil. (Baca juga: Terinspirasi Gurita, Ilmuwan Ciptakan Kamuflase 3D Pada Robot)

“Kami diberitahu oleh beberapa rekan kerja bahwa ini bahkan tidak mungkin dilakukan. Tapi kita bisa membuat cincin yang stabil dan mempertahankannya selama yang kita inginkan, tidak ada vakum, medan magnet atau apapun” ucap Francisco Pereira dari Marine Technology Research Institute.

Para ilmuwan menggunakan aliran air dan piring kristal untuk membuat cincin plasma. Aliran air lebih tipis dari pada rambut manusia dan diledakkan dari nosel yang menyentuh pelat kristal sekitar 1.000 kaki per detik (304,8 meter per detik).

Saat pancaran menabrak kristal, air menciptakan aliran ion bermuatan positif pada permukaan yang bermuatan negatif. (Lihat Video Disini)

Ini menciptakan “efek triboelectric”, saat di mana muatan listrik terbentuk karena gesekan dengan bahan lain. Ini memicu aliran elektron ke permukaan air, yang kemudian mengionisasi atom dan molekul di gas dekat air, menciptakan plasma berbentuk lingkaran. Selama aliran air tetap konstan, cincin plasma akan tetap pada bentuk tersebut.

Anehnya, para periset menemukan bahwa ponsel mereka memperoleh frekuensi radio tingkat tinggi saat mereka berada di ruangan di mana eksperimen tersebut dilakukan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa cincin plasma memancarkan frekuensi radio. “Itu belum pernah terjadi sebelumnya” ucap Pereira.

Temuan para ilmuwan tersebut selanjutnya dilaporkan secara terperinci dalam Prosiding National Academy of Sciences.

# Untuk Pertama Kalinya, Ilmuwan Ciptakan Petir Dalam Botol (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.