Ilmuwan Temukan Virus Tertua Dalam Kerangka Berusia 4.500 Tahun

Ilmuwan Temukan Virus Tertua Dalam Kerangka Berusia 4.500 Tahun

Ilmuwan Temukan Virus Tertua Dalam Kerangka Berusia 4.500 Tahun
Image: Mirror

REINHA.com – Para ilmuwan telah menemukan ‘virus manusia tertua yang pernah ditemukan’ bersembunyi di dalam tulang kerangka berusia 4.500 tahun. Virus tertua yang sebelumnya ditemukan berumur sekitar 450 tahun dan sebagian tidak lebih dari 50 tahun.

Tim ilmuwan Inggris telah menemukan jejak hepatitis B (HBV) di dalam tulang kerangka yang berasal dari zaman perunggu. Jejak HBV yang diekstraksi dari kerangka berusia 4.500 tahun itu memberikan bukti tertua dari virus manusia yang pernah ditemukan.

Strain punah menunjukkan bahwa penyebab penyakit hati yang berpotensi mematikan yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia saat ini aktif di Zaman Perunggu.

HBV meninggalkan stempel dalam DNA yang diambil dari kumpulan besar tulang yang dikumpulkan dari Eurasia tengah dan barat.

Bukti infeksi HBV ditemukan pada 25 dari sekitar 300 orang yang berasal dari Zaman Perunggu hingga abad pertengahan.

Dari jumlah tersebut, 12 kerangka menghasilkan cukup kode genetik virus untuk memungkinkan analisis rinci. Salah satunya, seseorang dari budaya Beaker Zaman Perunggu dari Osterhofen, Jerman, yang berusia hampir 4.488 tahun.

Dr Terry Jones, dari Cambridge University, penulis utama studi, mengatakan: “Para ilmuwan kebanyakan mempelajari strain virus modern dan kami terutama berada dalam kegelapan mengenai urutan kuno sampai sekarang. Itu seperti mencoba mempelajari evolusi tanpa fosil”

“Jika kita hanya mempelajari hewan yang hidup hari ini, itu akan memberi kita gambaran yang sangat tidak akurat tentang evolusi mereka. Sama halnya dengan virus” ucapnya.

(Baca juga: Ilmuwan Temukan Fosil Mata Tertua Berusia 530 Juta Tahun)

Dewasa ini, HBV mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Pada tahun 2015, diperkirakan 257 juta orang terinfeksi secara kronis dengan HBV dan 887.000 orang meninggal karena komplikasi yang terkait dengan virus, seperti kanker hati.

“Orang-orang telah mencoba untuk mengungkap sejarah HBV selama beberapa dekade. Studi ini mengubah pemahaman kita tentang virus dan membuktikan itu mempengaruhi orang sejauh Age Zaman Perunggu” ucap Co-lead penulis Barbara Muhlemann, seorang mahasiswa PhD Cambridge.

“Kami juga telah menunjukkan bahwa adalah mungkin untuk memulihkan urutan virus dari sampel usia ini yang akan memiliki implikasi ilmiah yang lebih luas” lanjutnya.

# Ilmuwan Temukan Virus Tertua Dalam Kerangka Berusia 4.500 Tahun (jmw-reinha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.