Kementerian LHK Tangkap Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi Di Manado

Kementerian LHK Tangkap Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi Di Manado

@Kementerian LHK

REINHA.com – Kementerian LHK pada hari Selasa (3/7) mengamankan satu orang pelaku perdagangan satwa endemik dilindungi melalui media sosial di Manado. Pelaku berinisial MM ini, dicurigai merupakan salah satu pelaku perdagangan satwa antar pulau di wilayah timur Indonesia.

Menurut Muhammad Nur, Ka Balai Gakkum Kementerian LHK Sulawesi, satwa yang berhasil diamankan oleh tim operasi SPORC Balai Gakkum sebanyak 14 ekor satwa.

Satwa yang diamankan diantaranya, burung elang sebanyak 4 ekor, burung rangkong atau julang Irian 1 ekor, burung nuri Sangir atau Sampiri 3 ekor, burung nuri bayan betina 1 ekor, burung nuri atau betet kepala philipin 1 ekor dan burung betet ekor panjang sebanyak 4 ekor.

Berdasarkan hasil penyelidikan Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Balai Gakkum selama 3 bulan, pelaku telah memperdagangkan berbagai jenis burung dilindungi baik di Sulawesi Utara maupun dari daerah lain melalui media sosial Facebook sejak tahun 2017.

Pelaku MM akan dijerat dengan Pasal 21 ayat (2) juncto Pasal 40 ayat (2), UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun dan denda 100 juta rupiah.

Kementerian KLHK mengatakan satwa yang diamankan dari pelaku kini dititipkan ke Pusat Penyelematan Satwa Tasikoki di Kota Bitung untuk dirawat dan direhabilitasi, untuk kemudian dilepas-liarkan kembali ke alam sesuai habitat satwa.

# Kementerian LHK Tangkap Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi Di Manado