Paus Fransiskus: Timur Tengah Tanpa Orang Kristen, Tidak Akan Menjadi Timur Tengah

Paus Fransiskus: Timur Tengah Tanpa Orang Kristen, Tidak Akan Menjadi Timur Tengah

Tony Gentile/Reuters

REINHA.com – Ada “bahaya yang mendalam” dimana orang Kristen akan hilang dari Timur Tengah, kata Paus Fransiskus memperingatkan dimana Paus menyalahkan ketidakpedulian terhadap pembunuhan, terhadap kekerasan yang telah memaksa ribuan orang Kristen meninggalkan rumah mereka.

Berbicara kepada para pemimpin gereja-gereja Timur Tengah di kota Bari, Italia, pada hari Sabtu, Paus mengatakan ada bahaya dimana saudara dan saudari kita dalam imam akan hilang, menodai wajah daerah itu. Paus menambahkan bahwa Timur Tengah tanpa orang Kristen “tidak akan menjadi Timur Tengah.”

(Baca juga: OPCW: Tidak Ada Jejak Senyawa Beracun Di Douma Suriah)

Dikutip dari RT, dalam doa pembukaannya, Fransiskus menggambarkan Timur Tengah tertutup awan gelap peperangan, kekerasan, dan kehancuran, varietas fundamentalisme, migrasi paksa, dan pengabaian. Semuanya itu mengambil tempat di tengah kesunyian banyak orang.

Paus melanjutkan dengan mengatakan untuk mengatasi ketidakpedulian yang ditunjukan oleh kekuatan-kekuatan regional, dimana mereka mencari keuntungan dan kekuasaan dengan mengorbankan orang-orang di wilayah tersebut. Ketidakpedulian terhadap pembunuhan,  kami ingin mengangkat suara kami dengan menentang ketidakpedulian terhadap pembunuhan tersebut kata Paus Fransiskus.

Paus Fransisku juga mencela perdagangan senjata yang memicu perang di kawasan itu dan menyerukan kepada kekuatan global untuk mengakhiri kehausan akan keuntungan dimana secara diam-diam mengeksploitasi ladang minyak dan gas tanpa memperhatikan orang sekitar.

Paus Fransiskus telah lama menjadi lawan perang yang sangat vokal. Pada bulan November, dia menyebut mereka “pembantaian yang tidak berguna” yang “tidak menghasilkan apa pun selain kuburan dan kematian.”

Proporsi orang Kristen yang tinggal di Timur Tengah telah turun dari 20 persen sebelum Perang Dunia I menjadi empat persen hari ini, menurut Dewan Kepausan.

# Paus Fransiskus: Timur Tengah Tanpa Orang Kristen, Tidak Akan Menjadi Timur Tengah