Miliki S-300, Israel Harus Berpikir Kembali Sebelum Menyerang Suriah

Miliki S-300, Israel Harus Berpikir Kembali Sebelum Menyerang Suriah

Sistem rudal pertahanan udara S-300 @Maxim Shemeto/Reuters

REINHA.com – Israel disarankan untuk berpikir dua kali sebelum menyerang Suriah lagi. Dimana Damaskus sedang dilengkapi dengan sistim pertahanan udara S-300, kata wakil menteri luar negeri negara tersebut.

Faisal Mekdad mengatakan pada hari Selasa, sistim S-300 buatan Rusia akan bertindak terhadap serangan lanjutan Israel, sambil menekankan bawa sistim pertahanan udara akan digunakan jika Suriah diserang.

(Baca juga: Tidak Ada Lagi Seruan Ekstremis Internasional Untuk Bergabung Dengan Perang Suriah)

“Israel, yang terbiasa melakukan banyak serangan dengan dalih berbeda, harus menghitung ulang dan mempertimbangkan kembali sebelum menyerang lagi,” kata Mekdad kepada kantor berita Xinhua. “Biarkan Israel mencoba (menyerang) dan kami akan membela diri seperti yang telah kami lakukan sebelumnya.”

Moskow mengumumkan pada Senin bahwa pihaknya akan mengirim sistem S-300 ke Damaskus dalam waktu dua minggu. S-300 dapat digunakan untuk “menutup wilayah udara di mana diperlukan,” jelas Vladimir Ermakov, direktur Departemen Non-Proliferasi dan Kontrol Senjata di Kementerian Luar Negeri Rusia, menambahkan bahwa senjata pertahanan “akan mengarah pada stabilisasi kawasan itu. . ”

Kremlin mengatakan bahwa keputusan untuk menyediakan Suriah dengan sistem pertahanan udara akan membantu melindungi pesawat Rusia dari insiden kecelakaan lebih lanjut dan “tidak diarahkan terhadap negara-negara ketiga.”

# Miliki S-300, Israel Harus Berpikir Kembali Sebelum Menyerang Suriah

  • 4
    Shares