Paus Menerima Pengunduran Diri Kardinal Robert Sarah

Paus Menerima Pengunduran Diri Kardinal Robert Sarah

Kardinal Robert Sarah @vaticannews

REINHA.com – Paus Fransiskus menerima pengunduran diri Kardinal Robert Sarah sebagai Kepala Kongregasi Ibadah Ilahi dan Disiplin Sakramen.

Dikutip dari VaticanNews, Robert Sarah lahir di Guinea pada tahun 1945, Kardinal Sarah, berusia 75 tahun pada 15 Juni tahun lalu. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 20 Juli 1969, dan diangkat menjadi Uskup Agung Conakry oleh Yohanes Paulus II pada 1979, pada usia 34 tahun.

Pada 2001 ia diangkat sebagai sekretaris Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa, diangkat sebagai presiden Dewan Kepausan pada tahun 2010 oleh Paus Benediktus XVI. Pada tahun yang sama ia diangkat menjadi Kardinal dengan gelar Diaconia of St. John Bosco di Via Tuscolana, Roma.

(Baca juga: Media China Merilis Rekaman Dramatis Dari Bentrokan Perbatasan Mematikan Tahun Lalu Dengan India)

Pada tanggal 23 November 2014, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Kepala Kongregasi Ibadah Ilahi dan Disiplin Sakramen. Dia berpartisipasi dalam konklaf Maret 2013 yang memilih Paus Fransiskus.

Kardinal Sarah sendiri sebenarnya sudah memasuki masa purna tugas sesuai hukum gereja pada Juni tahun lalu, ketika ia berusia 75 tahun. Tetapi, para kardinal sering diizinkan untuk tetap berada di posisi mereka selama beberapa tahun lamanya.

Tak lama setelah pengunduran dirinya, Sarah menuliskan cuitan di Twitternya, “Saya berada di tangan Tuhan, Satu-satunya batu karang adalah Kristus. Kami akan segera bertemu lagi di Roma dan di tempat lain”.

Dengan menerima pengunduran diri Sarah, sejumlah kalangan menilai bahwa Paus telah menyingkirkan pendukung liturgi Katolik yang tradisional. Sarah dianggap konservatif, dan dilihat punya peluang menjadi Paus di masa depan.

Menurut catatan Journal, sang kardinal Afrika ini kerap punya pandangan-pandangan yang berbeda secara teologis dengan Paus, termasuk topik-topik seperti homoseksualitas dan hubungan gereja dengan dunia Muslim.

Tahun lalu, Sarah menimbulkan kontroversi ketika ia menulis buku dimana ia membela “kebutuhan” selibat dalam imamat Katolik. Rekan penulisnya, Paus Benediktus XVI, kemudian mengambil jarak dengannya dan meminta agar namanya dihapuskan dari buku itu

# Paus Menerima Pengunduran Diri Kardinal Robert Sarah

  • 3
    Shares

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.