Peneliti UCLA Menyembuhkan HIV Pada 40 % Tikus Percobaan

Peneliti UCLA Menyembuhkan HIV Pada 40 % Tikus Percobaan

Pemindaian mikrograf elektron human immunodeficiency virus (HIV), tumbuh dalam limfosit yang dikultur.
(kredit foto: VIA WIKIMEDIA COMMONS)

REINHA.com – Metode yang mereka gunakan adalah dengan memaksa virus untuk menampakan diri saat bersembunyi di dalam sel, sehingga membuat virus ini rentan terhadap obat antivirus yang ada.

Berdasarkan data dari Joint United Nations Programme on HIV and AIDS (UNAIDS), pada tahun 2020, hampir sebanyak 38 juta orang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV), dan lebih dari 36 juta telah meninggal dunia karena AIDS atau komplikasi-komplikasi yang berhubungan sejak awal epidemi.

Meskipun perkembangan terbaru pada pengobatan HIV telah mengalami peningkatan yang signifikan pada prognosisnya, tapi sampai sekarang tidak diketahui terkait penyembuhannya. Terlebih lagi, penyakit ini sangat gigih, setelah sel-sel terinfeksi, bisa tetap bertahan di dalam tubuh untuk jangka waktu yang lama.

Tetapi peneliti di Universitas California, Los Angeles, telah menyempurnakan pengobatan yang telah mereka kembangkan selama lima tahun lalu yang memanfaatkan sel-sel natural pembunuh pada imun tubuh untuk menghancurkan sel-sel yang telah terinfeksi HIV. Mereka mempublikasikan hasilnya di dalam jurnal Nature Communications.

Para peneliti menggunakan metode memaksa virus , yang bersembunyi di dalam sel, untuk mengekspos dirinya sendiri, sehingga membuat virus ini rentan akan adanya obat antivirus.

Pada tahun 2017, beberapa peneliti yang sama terlibat dalam penelitian terbaru yakni memasukan virus HIV ke dalam tikus percobaan, yang mana memiliki sistem imun yang telah dimodifikasi serupa dengan manusia. Selanjutnya, mereka memberikan tikus tersebut sebuah substansi yang disebut SUW133 untuk mengaktivasi virus yang tertidur, ditemukan bahwa sekitar seperempat sel-sel yang terinfeksi mati.

Pada penelitian terbaru, para peneliti mengikuti proses yang sama, tetapi setelah diberikannya SUW133 pada tikus untuk mengkatifkan virus HIV laten, mereka menyuntikan sel-sel imun pembunuh natural, mengeradikasi semua virus dalam tubuh tikus sebanyak 40%. Mereka menemukan bahwa metode ini lebih efektif daripada hanya memasukkan SUW133 atau sel-sel imun pembunuh natural saja.

Dr. Jocelyn Kim, asisten profesor kedokteran dari divisi penyakit infeksi di UCLA David Geffen School Of Medicine dan pemimpin utama dari penelitian, optimis terkait hasil yang dicapai, mengatakan bahwa itu adalah langkah besar menuju pengembangan penyembuhan HIV.

“Temuan ini menunjukkam bukti dari konsep strategi terapi untuk mengeliminasi HIV dari dalam tubuh, sebuah tugas yang hampir tidak bisa diatasi selama bertahun-tahun,” kata Dr.Jocelyn Kim. “Penelitian ini membuka paradigma baru untuk memungkinan menyembuhkan HIV di masa yang akan datang.

Kim menambahkan bahwa tim peneliti berharap untuk dapat terus mengembangkan pengobatan hingga mereka bisa menyembuhkan 100% tikus percobaan pada penelitian yang akan datang dan mereka berharap kedepannya bisa melakukan tes pada primata dan bahkan pada manusia.

# Peneliti UCLA Menyembuhkan HIV Pada 40 % Tikus Percobaan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.