ISIS Ancam Serang Vatikan Saat Natal

ISIS Ancam Serang Vatikan Saat Natal

Basilika Santo Petrus, Kota Vatikan © Global Look Press

REINHA.com – Sebuah organisasi yang terkait dengan Negara Islam / ISIS, menyebarkan poster propaganda melalui media-media online. Poster propaganda tersebut berisi ancaman ISIS yang akan melakukan serangan ke Vatikan saat Natal.

Poster yang mengancam itu dikeluarkan oleh Wafa Media Foundation, organisasi yang selama ini diketahui sebagai kelompok pro ISIS. (Baca juga: Paus Fransiskus Akui Kadang Tertidur Saat Berdoa)

Poster tersebut menggambarkan seorang jihadis bertopeng yang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi menuju Basilika Santo Petrus di Vatikan, tempat di mana Paus Fransiskus biasanya melakukan Misa.Senjata serbu dan ransel terlihat jelas di kursi di samping pengemudi yang menggunakan sistem navigasi satelit.

Di bagian atas poster terdapat kalimat yang dicetak menggunakan tinta berwarna merah bertuliskan peringatan bahwa “serangan itu akan terjadi saat Natal”.

Poster propaganda tersebut berhasil diungkapkan pada hari Selasa, 14 November 2017, oleh anggota SITE Intelligence Group, sebuah perusahaan yang berbasis di Maryland, yang melacak aktivitas online organisasi ekstrimis tersebut. (Baca juga: Dikudeta Militer, Presiden Zimbabwe Ditahan Di Rumahnya Sendiri)

Ini bukan pertama kalinya ISIS melakukan ancaman untuk menyerang Vatikan. Bulan Agustus lalu, ISIS dilaporkan merilis rekaman militannya yang sedang merobek foto Paus Fransiskus dan pendahulunya, Paus Benediktus XVI, dan mereka mengancam akan datang ke Roma.

Video tersebut diyakini telah difilmkan di kota Marawi, Filipina, di mana kelompok Maute, yang telah berjanji setia kepada ISIS, berperang melawan pasukan pemerintah Filipina.

Ancaman dari ISIS cenderung meningkat pada waktu menjelang Natal. Pada tahun 2016, seorang simpatisan ISIS dengan sengaja membawa sebuah truk ke pasar Natal di Berlin, menyebabkan 12 orang tewas dan puluhan lainnya cedera.

Pelakunya, Anis Amri, ternyata adalah pencari suaka yang ditolak dari Tunisia. Dia terbunuh beberapa hari kemudian dalam sebuah baku tembak dengan polisi di dekat Milan, Italia.

Serangan teroris dengan menggunakan kendaraan di Eropa dan Amerika Serikat terus meningkat. Nice, Berlin, London, Stockholm, Barcelona, ​​serta New York telah mengalami serangan semacam ini.

# ISIS Ancam Serang Vatikan Saat Natal (rsn-reinha)