Cara Merawat Tali Pusar Bayi Di Rumah

Cara Merawat Tali Pusar Bayi Di Rumah
Ilustrasi (Boldsky)

REINHA.com – Selama bayi dalam kandungan,tali pusar merupakan penghubung antara ibu dan anak. Dengan panjang kurang lebih 50 cm, tali pusar mentransfer nutrisi dan oksigen dari ibu untuk kehidupan si bayi selama dalam kandungan.

Setelah bayi lahir, tali pusar dipotong sepanjang 2-3 cm, akan mengalami proses pengeringan dan pelepasan dengan sendirinya kira-kira 5-15 hari. Selama proses ini berlangsung perlu ada perhatian dari sang ibu untuk merawat tali pusar agar selalu dalam keadaan bersih.

(Baca juga: Apakah Perlu Pemberian Antibiotik Saat Anak Diare?)

Berikut cara-cara merawat tali pusar :

  1. Pastikan tangan dalam keadaan bersih. Cucilah tangan dengan menggunakan sabun dan membilasnya di bawah air mengalir, keringkan tangan sebelum memegang tali pusar bayi.
  2. Bersihkan tali pusar dengan menggunakan kasa / cotton bud yang telah dibasahi dengan air. Saat membersihkan, tali pusar bisa diangkat ke kiri dan ke kanan, tapi jangan menarik tali pusar dari pangkalnya.
  3. Keringkan dengan benar tali pusar yang telah dibersihkan, jangan biarkan lembab karena bisa menyebabkan infeksi.
  4. Sebaiknya bayi yang baru lahir jangan dimandikan, cukup dengan melap tubuh bayi dengan washlap agar tali pusar tidak terendam air.
  5. Jangan merawat tali pusar dengan menggunakan bedak, minyak tawon, ramuan tradisional, alkohol, betadin ataupun bahan lainnya, karena hanya akan memperlambat proses terlepasnya tali pusar.
  6. Usahakan saat menggunakan gurita, tali pusar tidak terkena secara langsung. Menggunakan popok pun tidak dianjurkan karena dikhawatirkan tali pusar akan terkena urin dan tinja, yang merupakan sumber infeksi.

# Cara Merawat Tali Pusar Bayi Di Rumah

  • 4
    Shares