Mari Mengenal Baik Dan Buruknya Garam Untuk Kesehatan

Mari Mengenal Baik Dan Buruknya Garam Untuk Kesehatan
Ilustrasi @drinkcocopro

REINHA.com – Untuk menjalankan fungsi tubuh secara baik, tubuh membutuhkan berbagai macam senyawa yang didapatkan dari berbagai macam bahan makanan. Salah satu bahan makanan yang dibutuhkan, yaitu garam. Garam adalah bahan makanan yang berbentuk padat, kristal, dan berwarna putih yang merupakan hasil dari laut. Yang didapatkan dengan cara mengeringkan air laut dan memiliki rasa asin.

(Baca juga: Penjelasan Tentang Fenomena Kesurupan Dari Ilmu Kedokteran)

Garam memiliki komponen basa dan asam, umumnya dalam bentuk Natrium Klorida (NaCl). Menurut penelitian yang dimuat di The New England Journal of Medicine tahun 2014 tentang konsumsi natrium di lebih dari 100.000 orang di 17 negara, menemukan kesimpulan bahwa konsumsi garam yang ideal untuk manusia adalah 3.000-6.000 mg per hari. Satu sendok teh garam dapur setara dengan 2.000 gram.

Berikut ini beberapa manfaat yang bisa diperoleh bila mengkonsumsi garam, antara lain :

• Melancarkan metabolism
Metabolisme yang baik, akan meningkatkan fungsi sistem dalam tubuh. Garam dapat membantu menyerap air dalam tubuh demi kelancaran kerja organ tubuh. Hal itu disebabkan oleh mineral dan nutrisi pada garam yang dengan mudahnya dapat menyerap di dalam darah.
• Memelihara kadar keseimbangan cairan tubuh
Garam membuat seseorang bisa berkeringat, sekaligus menjaga suhu tubuh agar tetap normal dan terhindar dari dehidrasi.
• Mencegah gangguan perkembangan
Yodium yang terkandung dalam garam sangat dibutuhkan, terutama bagi ibu yang sedang mengandung. Terlalu sedikit mengkonsumsi yodium bisa mengakibatkan janin mengalami gangguan perkembangan otak dan gangguan mental serta fisik.
• Memelihara fungsi organ tubuh
Natrium pada garam berperan dalam pengiriman impuls saraf dari otak ke seluruh tubuh dan koordinasi jaringan otot. Semua fungsi tersebut akan berjalan optimal jika kebutuhan garam terpenuhi dan keseimbangan cairan tubuh terjaga, tidak lebih dan tidak kurang.

Namun, bila terlalu banyak mengkonsumsi garam, tubuh akan mengalami beberapa masalah bahkan menimbulkan beberapa penyakit.

• Meningkatkan tekanan darah
Garam juga dapat mempengaruhi tekanan darah, karena semakin tinggi kadar natrium dalam darah, maka semakin tinggi volume darah. Kenaikan volume darah tersebut ternyata dapat menimbulkan peningkatan tekanan darah. Selain itu, konsumsi natrium dalam jangka panjang juga dapat merusak dinding pembuluh darah dan meningkatkan risiko terjadinya hipertensi atau tekanan darah tinggi.
• Penipisan tulang
Ekskresi kalsium berlebihan dalam urin dipercaya oleh beberapa ahli dapat meningkatkan risiko penipisan tulang. Beberapa studi bahkan telah menemukan bahwa garam dapur dapat menyebabkan tulang kehilangan kalsium sehingga dapat membuat tulang menjadi lebih lemah. Dalam jangka waktu yang lama, kehilangan kalsium yang berlebihan tersebut dapat berkaitan dengan risiko terjadinya osteoporosis, terutama pada wanita pascamenopause.
• Mengganggu fungsi ginjal
Seperti yang diketahui, salah satu fungsi garam adalah menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh, dengan memberikan isyarat kepada ginjal kapan harus menahan air dan kapan harus membuang air. Sayangnya, konsumsi garam berlebih justru dapat mengganggu proses tersebut.
• Stroke dan demensia vaskular
Demensia adalah hilangnya fungsi otak yang mempengaruhi ingatan, pemikiran, bahasa, penilaian, dan perilaku. Asupan garam yang tinggi meningkatkan tekanan darah, meningkatkan risiko stroke dan demensia vaskular. Demensia vaskular dapat disebabkan oleh pembuluh darah yang tersumbat di otak. Sekitar satu dari tiga orang yang mengalami stroke mengalami demensia vaskular.

# Mari Mengenal Baik Dan Buruknya Garam Untuk Kesehatan

  • 24
    Shares