Peneliti Temukan Cara Menyerang Produksi DNA Tumor Tanpa Merusak Sel Sehat

Peneliti Temukan Cara Menyerang Produksi DNA Tumor Tanpa Merusak Sel Sehat

Kanker (Ilustrasi)

RENHA.com – Peneliti dari Technion-Israel Institute of Technology di Haifa telah menemukan cara baru untuk menyerang sel kanker tanpa menyebabkan kerusakan pada sel sehat tubuh.

Dikutip dari Jpost, dipimpin oleh Prof. Tomer Shlomi, penelitian, yang temuannya dipublikasikan dalam jurnal akademik Cell Metabolism, telah menemukan solusi potensial untuk mengangkat sel kanker secara aman dengan menempatkan tubuh pada risiko yang kecil.

(Baca juga: WHO: Berada Di Urutan Pertama Kanker Payudara Kalahkan Kanker Paru-paru Sebagai Varian Penyakit Paling Umum Di Dunia)

Mengangkat sel kanker selalu berisiko, karena sangat mudah merusak sel sehat secara tidak sengaja dalam prosesnya. Salah satu cara umum untuk melakukannya adalah dengan menggunakan kemoterapi untuk menargetkan siklus folat, sebuah proses yang penting untuk produksi DNA dan RNA. Secara alami, produksi DNA adalah bagian penting dari pembelahan sel, dan sebagai hasilnya, itu adalah bagian penting dari penyebaran kanker. Tetapi karena sel-sel sehat dalam tubuh melewati siklus ini, maka dengan kemoterapi dapat menyebabkan sel-sel sehat menjadi rusak.

Tetapi yang penting untuk dipahami adalah bahwa tidak hanya ada satu siklus folat – melainkan, ada dua. Satu terjadi di sitosol, cairan yang mengisi sel, dan yang lainnya terjadi di mitokondria, organel yang biasa disebut “pembangkit tenaga listrik sel”. Biasanya, sel sehat beralih di antara dua siklus tersebut.

Namun, apa yang ditemukan tim Shlomi adalah bahwa sel kanker secara eksklusif bergantung pada sitosol untuk siklus folat.

Karena sel sehat dapat beralih antara sitosol dan mitokondria, menargetkan sitosol dengan kemoterapi akan memungkinkan sel kanker mati sementara menimbulkan risiko minimal bagi sel sehat.

Penemuan ini dilakukan melalui analisis RFC, protein yang mengatur kadar folat intraseluler. Jumlah RFC yang rendah dalam sel berarti folat rendah dan ini, ternyata, mengakibatkan siklus folat di mitokondria pada dasarnya tidak berfungsi, sehingga sitosol akan menjadi satu-satunya pilihan untuk produksi DNA. Karena itu, jika tumor memiliki RFC rendah, itu berarti secara eksklusif menggunakan sitosol untuk siklus folat.

Penemuan ini diumumkan oleh Technion pada 4 Februari, yang secara internasional ditandai sebagai Hari Kanker Dunia. Untuk menandai kesempatan tersebut, Kementerian Kesehatan Israel dan Asosiasi Kanker Israel (ICA) merilis laporan tentang kanker di Israel, dimana tingkat kematian menurun secara signifikan selama 20 tahun terakhir.

Israel juga menerbitkan serangkaian video informasi dalam bahasa Ibrani tentang berbagai pilihan imunoterapi untuk pasien kanker, yang tersedia di situs web ICA.

# Peneliti Temukan Cara Menyerang Produksi DNA Tumor Tanpa Merusak Sel Sehat

  • 30
    Shares

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.