Jerman Kecam Es Krim Hitler Yang Beredar Di India

Jerman Kecam Es Krim Hitler Yang Beredar Di India

Jerman Kecam Es Krim Hitler Yang Beredar Di India

REINHA.com – Di tengah cuaca panas ekstrim yang melanda India, muncul produk es krim yang langsung laris manis melepas dahaga para warga India. Meskipun hanya sebuah nama es krim, warga Jerman keberatan jika es krim itu menggunakan nama pemimpin kaum Nazi yang terkenal diktator dan kejam, Adolf Hitler.

Memang, bagi warga India, nama Hitler tidaklah berarti lebih dari sekedar merek es krim. Di berbagai tempat di India kini dengan mudah dapat ditemukan pedagang es krim keliling atau pedagang kaki lima yang menjajakan es krim merek Hitler.

Wajah Hitler dengan kumis khasnya terpampang di kotak-kotak es krim yang dibawa para pedagang berkeliling. Di sisi lain kotak es itu terdapat gambar Hitler lain yang mengenakan topi dengan lambang swastika Nazi.

Memang dengan minimnya pengetahuan soal holocaust dan kekejian Nazi, banyak warga India yang tak membenci Hitler. Sehingga kemunculan es krim dengan merek Hitler tak merisaukan warga India.

Namun, hal sebaliknya muncul di Jerman. warga negeri yang pernah diperintah Hitler itu meminta agar produsen es krim itu menarik semua produknya. Apalagi, kabar soal es krim Hitler itu banyak dimuat media massa di Eropa, termasuk Jerman.

“Ada yang namanya selera dan tak berselera. Rakyat India harus diberi pemahaman soal kejahatan yang pernah dilakukan Hitler,” kata seorang warga Berlin yang memberikan komentar terhadap berita yang dimuat harian Daily Mail.

Bukan kali ini saja Hitler menjadi berita di India. Pada awal 2010, BBC menemukan bahwa sebagian warga India sangat mengagumi pemimpin Nazi itu. Buku karya Hitler “Mein Kampf” bahkan menjadi buku terlaris di India selama beberapa tahun. Selain itu banyak pernak-pernik berbau Hitler atau Nazi yang dijual di banyak tempat.

Bahkan nama Hitler digunakan sebagai nama sebuah kafe yang dibuka di Mumbai pada 2006 dan sebuah toko pakaian di kota Gujarat. (kmp/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.