ISIS Keluarkan Larangan Salat Ied

ISIS Keluarkan Larangan Salat Ied

ISIS Keluarkan Larangan Salat Ied

REINHA.com – Kelompok Teroris, ISIS, memang seringkali membuat aturan-aturan yang aneh tidak masuk akal. Jika sebelumnya ISIS pernah melarang warga Mosul untuk merokok dan menggunakan telepon genggam dan bagi yang melarang akan dijatuhi hukuman mati. Kini mereka mengeluarkan peraturan baru yang sangat mengejutkan.

Seorang pejabat Partai Demokrat Kurdistan (KDP), Ismat Rajab melontarkan sebuah pernyataan yang mengejutkan mengenai peraturan baru yang dibuat oleh ISIS. Rajab mengatakan, ISIS melarang warga Muslim di Mosul, Irak untuk menjalankan ibadah salat Ied saat Idul Fitri nanti.

“ISIS telah memperingatkan warga Mosul untuk tidak menjalankan ibadah salat Ied saat Idul Fitri,” kata Rajab saat melakukan wawancara dengan sebuah radio Kurdi, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (13/7/2015).

Dirinya menuturkan alasan sangat sederhana mengapa ISIS melarang warga Mosul menjalankan salat Ied. Menurut Rajab, larangan itu diberlakukan hanya karena ISIS tidak menjalankan salat Ied. “Karena tidak sejalan dengan apa yang mereka yakini,” katanya.

“Dalam pandangan ISIS, salat Ied saat Idul Fitri, yang merupakan tanda berakhirnya bulan suci Ramadan bukanlah praktik yang dijalankan umat Islam pada awalnya,” sambung Rajab. Hal ini tentu saja bertentangan dengan keyakinan mayoritas umat Muslim di seluruh dunia.

ISIS mungkin menjadi kelompok radikal pertama yang melarang umat Muslim untuk menjalankan ibadah tersebut. Kelompok radikal lainnya, seperti al-Qaeda atau Jabal al-Nusra tidak pernah membuat larang seperti itu, karena mereka juga menjalankan salat Ied. (oke/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.