Mayat Hewan Mitos Penghisap Darah Ditemukan Di Paraguay

Mayat Hewan Mitos Penghisap Darah Ditemukan Di Paraguay

Mayat Hewan Mitos Penghisap Darah Ditemukan Di Paraguay

REINHA.com – Penduduk di Paraguay mengklaim bahwa mereka telah menemukan makhluk misterius yang selama ini merupakan hewan mitos yang ditakuti oleh penduduk setempat. Hewan bernama Chupacabra ditemukan sudah membusuk terdampar di sebuah sungai di kota Carmen del Parana, Paraguay.

Chupacabra dikenal sebagai hewan legendaris yang mengerikan di wilayah Amerika Latin. Chupacabra ditakuti karena makhluk ini hidup dengan meminum darah kambing. Namun hewan apa itu dan seperti apa wujudnya, hingga saat ini masih menjadi misteri.

Sebuah video yang merekam mayat seekor binatang yang terdampar di bebatuan sungai setempat, telah menghebohkan penduduk Paraguay. Tubuh yang diyakini sebagai Chupacabra itu memiliki tubuh, tangan dan kaki menyerupai manusia. Bagian kepala terputus dan hanya tersisa tengkorak saja. (Lihat video disini)

Seperti dilansir Dailymail, 26 Oktober 2015, petugas pemadam kebakaran di Carmen del Parana kemudian dipanggil untuk mengangkat mayat tersebut keluar dari air. Mayat tersebut akan diidentifikasi oleh para ahli.

“Dilihat dari bentuk tubuhnya, tangan dan kaki yang menyerupai manusia, kami percaya itu merupakan spesies kera. Tapi kenyataannya tidak ada yang bisa memastikan sebenarnya makhluk apa itu” ucap Javier Medina, Komandan Departemen.

Pablo Lemir, ahli forensik yang memeriksa mayat itu berpendapat sama dengan Javier. Itu terlihat seperti kera dengan fitur humanoid. Namun karena banyak bagian tubuh yang telah membusuk, menyulitkan mereka untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.

Banyak orang yang dihubungi oleh media lokal yang bersikeras mengatakan bahwa makhluk itu adalah chupacabra. Hewan mitos yang dikenal membunuh kambing dan meminum darah mereka. Namun seperti Yetti dan Bigfoot, keberadaan hewan tidak pernah terbukti meskipun prevalensi rumor bahwa mereka memang nyata. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.