PM Mesir Bantah Klaim ISIS Tembak Jatuh Pesawat Rusia
REINHA.com – Kelompok teroris Negara Islam atau ISIS telah mengklaim bahwa jatuhnya pesawat Rusia dengan nomor penerbangan KGL9268 adalah karena ulah mereka yang telah menembak pesawat hingga jatuh. Namun Perdana Menteri Mesir membantah klaim tersebut.
Seperti dilansir BBC, 1 November 2015, Perdana Menteri Mesir, Sharif Ismail, mengatakan bahwa kesalahan teknis adalah yang paling mungkin menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut. Ia menolak klaim dari militan ISIS yang mengatakan bahwa mereka menembak pesawat tersebut. (Baca juga: ISIS Mengklaim Tembak Jatuh Pesawat Penumpang Rusia)
ISIS merilis sebuah video yang memperlihatkan sebuah pesawat yang melintas, tiba-tiba terbakar dan jatuh. Dalam akun Twitter mereka mengatakan bahwa “Para pejuang Negara Islam mampu jatuhkan sebuah pesawat Rusia di atas provinsi Sinai yang membawa lebih dari 220 tentara salib Rusia. Mereka semua tewas, terima kasih kepada Allah“
Menteri Penerbangan Sipil Mesir, Hossam Kamal, mengatakan bahwa tidak ada tanda-tanda masalah di jalur penerbangan. Sebelumnya ia juga mengatakan bahwa sebelum pesawat kehilangan kontak dengan pengendali lalu lintas udara, pilot mengatakan pesawat itu mengalami masalah teknis dan dia ingin melakukan pendaratan darurat di bandara terdekat. Kotak hitam pesawat telah ditemukan dan segera dikirim untuk dianalisa.
Pesawat milik maskapai Kogalymavia dengan jenis Airbus A-321 jatuh pada hari Sabtu, 31 Oktober 2015, tak lama setelah meninggalkan resor Sharm el-Sheikh menuju bandara Pulkovo, St Petersburg, Rusia. Sebanyak 217 penumpang dan 17 awak yang ada di dalamnya tewas dalam kecelakaan tragis tersebut. (rsn-reinha)



